Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Sejumlah Sekolah di Ruteng Kecewa, Layanan Makan Bergizi Gratis Dihentikan Tanpa Pemberitahuan Jelas
Pendidikan NTT

Sejumlah Sekolah di Ruteng Kecewa, Layanan Makan Bergizi Gratis Dihentikan Tanpa Pemberitahuan Jelas

By Redaksi8 Oktober 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak depan dapur MBG di Karot Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai, yang dikelola oleh Yayasan Komunitas Inovasi Rumpun Bambu (YKRIB)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Sejumlah siswa di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku kecewa akibat layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Yayasan Komunitas Inovasi Rumpun Bambu (YKRIB) di Dapur Karot tidak disuplai ke sekolah-sekolah tanpa alasan yang jelas.

Kekecewaan itu disampaikan oleh Kepala Sekolah TK St. Nino, Lydiani Alvionita Jamuarti, kepada media ini melalui pesan WhatsApp pada Senin, 6 Oktober 2025.

“Kalau untuk hari ini ada sedikit kecewa dari anak-anak. Karena biasanya di sekolah jam 10 sudah makan, tahu-tahunya hari ini tidak ada MBG dan pemberitahuannya terlambat,” ujar Lydiani.

Ia menambahkan, seharusnya pemberitahuan disampaikan lebih awal agar pihak sekolah dapat memberi tahu siswa untuk membawa bekal dari rumah.

“Padahal selama ini tidak ada masalah terkait dengan makanan, itu yang membuat kita kaget ketika makanan tidak disuplai,” katanya.

Menurut Lydiani, asupan gizi bagi anak-anak seharusnya tidak boleh terputus. Jika terputus, maka proses pembentukan gizi akan kembali dari awal, terutama jika berlangsung dalam waktu lama.

Ia pun berharap agar pihak yang berwenang, khususnya dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), dapat mempertimbangkan kembali penghentian ini.

“Tolong dipertimbangkan hal ini, selama ini kami tidak pernah mengalami kendala seperti keracunan atau makanan basi tetapi mengapa dihentikan sedangkan SPPG ini selalu menyajikan menu terbaik dan segar,” ujarnya.

Kekecewaan serupa juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Elanus, Susan. Ia menyayangkan keterlambatan informasi dari pihak dapur MBG Karot.

“Seharusnya jauh hari diinformasikan, tidak adanya MBG hari ini dengan alasan ada hal yang harus diperhatikan di dapur MBG Karot. Terkait alasan lainnya saya tidak tau,” jelas Susan kepada media ini pada Senin, 6 Oktober 2025.

Sementara itu, Fandi Hambur, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang juga menjabat sebagai Kepala Dapur MBG Karot, belum memberikan tanggapan meskipun telah dikonfirmasi media ini.

Upaya konfirmasi kembali dilakukan oleh media ini pada Rabu, 8 Oktober 2025. Pesan WhatsApp yang dikirim telah dibaca, ditandai dengan centang biru, namun tidak mendapat balasan hingga berita ini diturunkan.

Kontributor: Isno Baco

Manggarai Program Makan Bergizi Gratis Ruteng
Previous ArticleDiduga Gelapkan Surat Tanah 10 Hektare, JS Bakal Dilaporkan ke Polisi
Next Article Kasus Penganiayaan Warga Pitak Sudah Dilimpahkan ke Kejari Manggarai

Related Posts

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.