Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»KPAD Manggarai Dorong Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Penanganan HIV/AIDS
KESEHATAN

KPAD Manggarai Dorong Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Penanganan HIV/AIDS

By Redaksi18 Oktober 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris KPAD Kabupaten Manggarai, Kosmas Takung (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong pemanfaatan teknologi informasi sebagai alat bantu dalam upaya edukasi dan penanganan HIV/AIDS. Ajakan ini juga ditujukan kepada para camat, lurah, dan kepala desa sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat bawah.

“Teknologi harus dimanfaatkan untuk menambah wawasan. Gunakan tools seperti ChatGPT agar aparat bisa cepat tanggap dan memberikan informasi yang tepat ke masyarakat,” kata Sekretaris KPAD Kabupaten Manggarai, Kosmas Takung, dalam keterangan yang diperoleh VoxNtt.com pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Kosmas menyampaikan, hingga pertengahan tahun 2025, KPAD Manggarai mencatat sebanyak 26 kasus HIV/AIDS aktif di wilayah tersebut.

“Dari jumlah tersebut, 19 berasal dari Manggarai, 2 dari Manggarai Barat yang menjalani pengobatan di Ruteng, 2 dari Manggarai Timur, dan 3 lainnya masih dalam proses rujukan,” jelasnya.

Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya (2024), tercatat total 67 kasus HIV/AIDS. Rinciannya, 51 kasus berasal dari Manggarai, 5 dari Manggarai Barat, dan 7 dari Manggarai Timur, dengan tambahan 4 kasus rujukan.

“Data baru dilaporkan final pada akhir Desember 2025,” ujar Kosmas, menandaskan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui.

Ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan serta keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat desa, dalam upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. Salah satu strategi yang dijalankan adalah memperluas kampanye dan sosialisasi kepada kelompok-kelompok masyarakat, termasuk kalangan pendidikan.

Menurut Kosmas, mayoritas penderita HIV/AIDS di Manggarai hingga pertengahan 2025 adalah laki-laki. Hal ini, kata dia, dipengaruhi oleh tingginya angka migrasi penduduk, terutama laki-laki, ke luar daerah untuk bekerja dalam jangka waktu panjang.

“Setelah bertahun-tahun merantau, ada potensi penularan ke istri saat mereka kembali ke kampung halaman,” jelasnya.

Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam penanganan HIV/AIDS di daerah, KPAD terus memperkuat kerja sama lintas sektor, termasuk dengan sekolah-sekolah menengah. Kegiatan sosialisasi secara aktif dilakukan di SMA/SMK dengan tujuan membangun kesadaran sejak dini tentang bahaya HIV/AIDS.

“Puji Tuhan, sekolah-sekolah sangat responsif, bahkan para guru sangat antusias mendukung program sosialisasi ini,” tambah Kosmas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya penanggulangan HIV/AIDS berlandaskan pada prinsip Three Zero: tidak ada korban meninggal akibat HIV/AIDS, tidak ada infeksi baru, dan tidak ada stigma terhadap penderita.

Prinsip ini, menurutnya, menjadi fondasi KPAD dalam membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat agar HIV/AIDS tidak lagi menjadi isu yang ditakuti, tetapi bisa dicegah dan ditangani bersama.

Kontributor: Isno Baco

HIV/AIDS NTT KPAD Manggarai Manggarai
Previous ArticleBrimob Polda NTT Gelar Sertijab Komandan Kompi Brimob di Ruteng dan Labuan Bajo
Next Article Wajah Ganda Kekuasaan Politik

Related Posts

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026

Camat Reok Cup III Siap Bergulir Pertengahan Juli

2 Juli 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.