Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Bus Telaga Rindu Masuk Jurang di Mbeliling, Sopir Diduga Kantuk
Pojok Info

Bus Telaga Rindu Masuk Jurang di Mbeliling, Sopir Diduga Kantuk

By Redaksi17 Februari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bus Telaga Rindu masuk jurang di Jalan Trans Flores tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa, 17 Februari 2026 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Bus Telaga Rindu dengan nomor polisi EB 7247 GA masuk jurang di Jalan Trans Flores tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa, 17 Februari 2026 siang sekitar pukul 13.15 Wita.

Bus Mitsubishi berwarna hijau tua (Pine Green Meta) itu terjun bebas ke dalam jurang sedalam beberapa meter setelah pengemudinya, Mariano Ronaldino (21), diduga kuat mengalami microsleep atau kantuk saat sedang mengemudi.

Peristiwa bermula saat bus yang membawa empat orang penumpang ini melaju dari arah Labuan Bajo menuju Werang, ibu kota Kecamatan Sano Nggoang.

Saat melintasi medan jalan yang menanjak dan menikung tajam di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, bus tiba-tiba kehilangan kendali.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan dipicu karena pengemudi dalam kondisi mengantuk,” jelas Kanit Gakkum Lantas Polres Manggarai Barat, IPDA Bayu Wicahya Soekarno kepada media.

“Saat menyadari mobil hilang kendali, sopir secara spontan banting setir ke arah kiri hingga kendaraan keluar dari badan jalan dan masuk ke dalam jurang.”

IPDA Bayu mengatakan meskipun bus mengalami kerusakan berat dengan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dari total empat penumpang, tiga orang hanya mengalami luka lecet ringan. Sementara sang sopir dan kondektur dinyatakan selamat tanpa luka sedikit pun.

Kondisi jalan di lokasi kejadian sebenarnya dalam keadaan mantap dengan aspal mulus dan cuaca cerah.

Hal ini membuktikan bahwa faktor manusia (human error) menjadi pemicu utama kecelakaan di jalur yang dikenal memiliki medan menantang ini.

Pihak Satlantas Polres Manggarai Barat telah mengamankan barang bukti dan mengevakuasi para penumpang kembali ke kampung halaman mereka di Werang.

IPDA Bayu mengingatkan para sopir, terutama angkutan umum, untuk tidak memaksakan diri.

“Jika merasa lelah atau mengantuk, sangat disarankan untuk beristirahat sejenak. Jalur Trans Flores butuh konsentrasi penuh,” tegasnya.

Penulis: Isno Baco

Desa Cunca Lolos Kabupaten Manggarai Barat Kecamatan Mbeliling Polres Mabar Satlantas Polres Mabar Satlantas Polres Manggarai Barat
Previous ArticleSurvei Voxpol: Kepuasan Publik terhadap Melki–Johni Capai 80,5 Persen
Next Article GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

Related Posts

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026

Polisi Tangkap Pengepul Togel di Toko Pertanian Kawasan Pasar Lembor

30 Juni 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.