Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jelang Ramadan: Sengketa Rumah di Nagekeo Picu Pemutusan Listrik dan Air, Warga Terganggu
Regional NTT

Jelang Ramadan: Sengketa Rumah di Nagekeo Picu Pemutusan Listrik dan Air, Warga Terganggu

By Redaksi18 Februari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Keluarga Johanes Lulu Kumi sedang terlibat adu mulut di RT 36, Kelurahan Danga, Kabupaten Nagekeo, Rabu, 18 Februari 2026 (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Kegaduhan terjadi di RT 36, Kelurahan Danga, Kabupaten Nagekeo, sehari menjelang pembukaan bulan puasa 1 Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keluarga Johanes Lulu Kumi kembali memicu kegaduhan dengan memutuskan seluruh sambungan listrik dan akses air bersih menuju tempat usaha peternakan milik Melkiades Mere, pemilik rumah yang sedang dikuasai secara paksa oleh Keluarga Johanes Lulu Kumi.

Peristiwa terbaru terjadi pada Rabu, 18 Februari 2026 disaat masjid . Berdasarkan pantauan VoxNtt.com di lokasi, keributan dipicu oleh aksi pemutusan sambungan listrik dari rumah Johanes menuju tempat usaha peternakan milik Melkiades.

Keributan terjadi setelah adzan maghrib  di Masjid Babussalam Danga usai dikumandangkan.

Adu mulut antara Melkiades dan Johanes pun tak bisa dihindarkan. Johanes bersikukuh bahwa jika Melkiades ingin menggunakan listrik, dia mesti harus membayar kepadanya.

Keributan itu memicu warga RT 36 berdatangan ke lokasi keributan. Seorang warga bernama Nur mengaku terganggu dengan situasi tersebut, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

“Kami dengar ada keributan saat kami lagi siap-siap menyambut bulan Ramadan,” ujar Nur.

Diketahui, persoalan ini berkaitan dengan sengketa penguasaan rumah milik Melkiades Mere serta tanah milik Suku Dhawe yang sebelumnya telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Rumah dan tanah itu telah dikuasai secara sepihak oleh Johanes Lulu Kumi beserta keluarganya dari Bajawa sejak 29 Desember 2025.

Alasan Johanes Lulu Kumi menguasai rumah tersebut lantaran saat Melkiades Mere membangun rumah tersebut pada tahun 2024 lalu, istri Johanes Lulu Kumi ikut memasak untuk kebutuhan tukang.

Kasat Reskrim Polres Nagekeo, IPTU Fajar E. Cahyono pada pekan lalu menyampaikan bahwa laporan tersebut telah ditindaklanjuti melalui pemeriksaan sejumlah pihak, di antaranya Melkiades sebagai pemilik rumah, Wilibrodus Wu No selaku pemilik tanah, serta seorang budayawan asal Ngada, Benediktus Molo.

Namun hingga saat ini, proses hukum masih berjalan dan belum ada keputusan final. Aparat kepolisian disebut tengah melakukan gelar perkara guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Nagekeo, Muhayan Amir belum merespons upaya konfirmasi wartawan terkait sikap pemerintah terhadap kehadiran Johanes Lulu Kumi yang menduduki rumah warga Nagekeo dan membuat kegaduhan menjelang hari raya keagamaan.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Kabupaten Nagekeo Kelurahan Danga Nagekeo
Previous ArticleSakit Diabetes dan Tanpa Bansos, Mama Kornelia Tetap Berjuang Hidupi Tiga Anak
Next Article Lansia di Manggarai Barat Dilaporkan atas Dugaan Asusila terhadap Dua Siswi Kelas 1 SD

Related Posts

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

Wakil Bupati Nagekeo Terjatuh dari Kuda Saat Penyambutan Peserta MTQ NTT

23 Juni 2026
Terkini

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.