Labuan Bajo, VoxNTT.com – Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, mengajak masyarakat memaknai Hari Raya Paskah sebagai momentum kebangkitan dari berbagai sikap negatif menuju kehidupan yang lebih baik.
Ia menyebut makna kebangkitan Kristus sebagai panggilan untuk bangkit dari kemalasan, keputusasaan, dan egoisme. Menurut dia, kebangkitan Yesus mengandung pesan bahwa terang selalu mengalahkan kegelapan, dan hidup menang atas maut.
“Ini bukan sekadar perayaan liturgi, tetapi kekuatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, dari yang lama yang penuh kebiasaan buruk, menuju manusia baru yang produktif, jujur, dan berbelas kasih,” kata dia.
Benediktus juga mengajak seluruh umat Kristiani dan masyarakat Manggarai Barat menjadikan Paskah sebagai titik tolak kebangkitan bersama di daerah tersebut.
“Bangkit dalam Persaudaraan Sejati: Mari kita rawat betul apa yang sudah menjadi ciri khas kita di Manggarai Barat, yaitu toleransi yang tinggi. Kita sudah buktikan bahwa remaja masjid mau ikut menjaga keamanan misa Paskah, begitu pula sebaliknya,” kata dia kepada VoxNtt.com, Minggu, 5 April 2026.
“Ini adalah bukti nyata kasih Paskah. Jangan biarkan perbedaan merusak kerukunan yang sudah indah ini. Mari kita jaga kompak dan damai untuk kemajuan Labuan Bajo dan sekitarnya,” lanjut politisi NasDem itu.
Benediktus, yang akrab disapa Benny, juga mengingatkan pentingnya memaknai Paskah sebagai kebangkitan dalam semangat kerja dan pelayanan.
“Mari kita bangkit dari rasa malas dan puas diri. Kebangkitan Kristus harus membangkitkan semangat kita untuk bekerja keras, melayani tamu (wisatawan) dengan ramah, dan menjaga kebersihan lingkungan kita. Kesuksesan daerah ada di tangan kita semua, bukan hanya menunggu pemerintah,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam momentum Paskah. Menurut dia, perayaan ini harus menjadi pengingat untuk membangun keluarga yang kuat dalam iman dan kasih.
“Saya mengajak para orang tua untuk bangkit membangun keluarga yang kuat dalam iman dan kasih. Jangan biarkan anak-anak kita terjerumus pada hal-hal negatif. Paskah adalah saatnya mempererat tali kasih dalam keluarga,” pintanya.
Benediktus menambahkan, Paskah bukan hanya simbol perayaan, tetapi tentang pembaruan hati.
“Jika kita semua bangkit dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, saya yakin Manggarai Barat akan menjadi tempat yang penuh berkat bagi kita semua,” pungkasnya.
Penulis: Sello Jome

