Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ratusan Warga Demo Tiga Kantor di Labuan Bajo, Soroti Dugaan Perampasan Tanah Negara
Regional NTT

Ratusan Warga Demo Tiga Kantor di Labuan Bajo, Soroti Dugaan Perampasan Tanah Negara

By Redaksi7 April 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Koordinator aksi Ferry Adu saat berorasi di depan kantor Pengadilan Negeri Labuan Bajo, Selasa, 7 April 2026 (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Peduli Tanah Negara dan Perdamaian menggelar aksi demonstrasi di tiga titik, yakni Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Manggarai Barat, Pengadilan Negeri Labuan Bajo, dan Kejaksaan Negeri Labuan Bajo, Selasa, 7 April 2026.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap dugaan penguasaan dan perampasan tanah negara di wilayah Kerangan, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Koordinator aksi, Florianus Surion Adu, menyebut demonstrasi itu sebagai upaya masyarakat Labuan Bajo untuk menyelamatkan tanah negara dari pihak-pihak yang diduga sebagai mafia tanah.

Ferry, sapaan Florianus, mengungkapkan dugaan penguasaan tanah negara di Kerangan telah berlangsung sejak 21 Oktober 1991 hingga saat ini. Tanah tersebut disebut dikuasai oleh ahli waris Beatrix Seran Nggebu bersama keluarga.

Ia juga menyoroti adanya transaksi jual beli tanah negara antarperorangan melalui akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang dibuat di hadapan notaris pada 2014.

Selain itu, Ferry menyinggung putusan perdata dari Pengadilan Negeri Labuan Bajo yang dinilai mengesahkan penguasaan tanah negara oleh pihak tertentu.

“Ini menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum agraria, karena tanah negara bisa berpindah seolah-olah menjadi milik pribadi,” Kata Ferry.

Menurut dia, tanah yang disengketakan saat ini diduga telah dikuasai secara fisik. Sejumlah aktivitas disebut berlangsung di atas lahan tersebut, mulai dari pemagaran, pembangunan pondok, hingga penempatan alat berat seperti excavator.

Ia juga menyebut adanya struktur bangunan berbahan besi yang mengindikasikan aktivitas pembangunan di atas tanah yang statusnya masih dipersoalkan.

Dalam tuntutannya, massa aksi mendesak Kejaksaan Negeri Manggarai Barat segera memasang plang permanen bertuliskan “Tanah Negara” di lokasi sengketa. Badan Pertanahan Nasional juga diminta melakukan langkah serupa sebagai penegasan status lahan.

“Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum memiliki kewenangan untuk melindungi aset negara. Ini harus segera dilakukan,” tegas Ferry.

Penulis: Sello Jome

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleKuasa Hukum Minta Polisi Cabut Status Tersangka Anggota DPRD Manggarai Barat
Next Article Ahli: RUU Narkotika Jangan Melemahkan Peran BNN

Related Posts

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.