Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»28 KK Terdampak Banjir di Desa Manong, Kerugian Capai Rp89,5 Juta
Regional NTT

28 KK Terdampak Banjir di Desa Manong, Kerugian Capai Rp89,5 Juta

By Redaksi13 April 20263 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Banjir yang melanda Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai (Foto: Facebook Lawa Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Banjir yang melanda Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, menyebabkan puluhan kepala keluarga mengalami kerugian material. Sedikitnya 28 kepala keluarga terdampak langsung akibat banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Air bercampur lumpur masuk ke rumah warga, merusak perabotan, dinding, hingga fasilitas dapur. Berdasarkan laporan Pemerintah Desa Manong, total kerugian material warga diperkirakan mencapai Rp89.500.000.

Sejumlah warga mengalami kerugian cukup besar. Belasius Lawur tercatat mengalami kerugian hingga Rp15 juta, sementara Romana Memos sebesar Rp10 juta. Adapun sebagian besar warga lainnya mengalami kerugian antara Rp1 juta hingga Rp5 juta.

Banjir Bandang Dua Kali Terjang Desa Manong, 24 Warga Terdampak

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi rumah warga masih dipenuhi lumpur. Beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan, dan akses jalan lingkungan tertutup material banjir.

Warga mengaku belum menerima bantuan yang memadai. Mereka berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan darurat maupun penanganan jangka panjang.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah. Kondisi rumah masih rusak dan kami kesulitan memulai kembali kehidupan seperti biasa,” ungkap salah satu warga terdampak.

Kepala Desa Manong, Vinsensius Jebarus mengatakan pihaknya telah mendata seluruh warga terdampak.

“Kami sudah mendata sebanyak 28 kepala keluarga yang terdampak dengan total kerugian mencapai sekitar Rp89,5 juta. Kondisi warga saat ini sangat membutuhkan bantuan, terutama untuk perbaikan rumah dan kebutuhan dasar,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera merespons agar penanganan pascabencana dapat dilakukan.

“Kami berharap pemerintah kabupaten maupun pihak terkait segera turun tangan. Masyarakat sangat membutuhkan bantuan, baik dalam bentuk logistik maupun perbaikan infrastruktur,” tambahnya.

Banjir diduga dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Manggarai dalam beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan aliran air meluap dan membawa material lumpur ke permukiman warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai memastikan akan segera turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi lapangan.

Staf BPBD Manggarai, Hendra Bethen mengatakan laporan dari Pemerintah Desa Manong telah diterima.

“Terima kasih, laporannya sudah masuk hari Kamis. Nanti akan diidentifikasi oleh tim dari BPBD. Rencana besok kami turun ke lokasi sekaligus membawa logistik darurat,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu, 12 April 2026 malam.

Kepala Bidang BPBD Manggarai, Afret Bombang, menambahkan tim akan segera melakukan identifikasi.

“Malam, besok tim dari BPBD baru turun melakukan identifikasi lapangan,” katanya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Manggarai menyatakan kesiapan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

“Semoga hari ini atau besok. Mohon diinformasikan ke Pak Kades untuk tetap berkoordinasi dengan BPBD,” ujar salah satu Kepala Bidang Dinsos Manggarai, Heri Pedo, Senin, 13 April 2026 pagi.

Ia menambahkan, surat laporan bencana telah diproses.

“Surat laporan bencana sudah didisposisi. Semoga segera keluar bantuan berasnya,” pungkasnya.

Kontributor: Leo Jehatu

BPBD Manggarai Desa Manong Kabupaten Manggarai Kecamatan Rahong Utara
Previous ArticleKuota Wisata Komodo Dibatasi, PGWI Nilai Kebijakan Pemerintah Kontradiktif
Next Article BPBD Manggarai Koordinasi dengan Dinsos soal Penanganan Banjir di Desa Manong

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.