Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Gubernur NTT: Penghuni Panti Asuhan Holy Angel Ditampung di Balai Diklat Dinas Sosial
Pojok Info

Gubernur NTT: Penghuni Panti Asuhan Holy Angel Ditampung di Balai Diklat Dinas Sosial

By Redaksi13 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penghuni Panti Asuhan Guardian Holy Angel saat dievakuasi ke Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi NTT di belakang Gereja Paulus Naikoten (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengatakan Pemerintah Provinsi NTT telah menampung penghuni Panti Asuhan Guardian Holy Angel Katolik yang terbakar di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, pada Rabu, 13 Mei 2026.

Panti asuhan tersebut terbakar akibat dugaan korsleting listrik. Sebanyak 19 anak dan dua suster penghuni panti dievakuasi ke Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi NTT di belakang Gereja Paulus Naikoten.

Melki mengatakan langkah penanganan langsung dilakukan setelah dirinya menerima laporan dari Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flori Rita Wuisan.

Ia kemudian meminta koordinasi lintas instansi segera dilakukan, termasuk dengan Pemerintah Kota Kupang.

“Kami sudah koordinasi bersama Pemda Kota Kupang terkait langkah-langkah penanganan sejak kesempatan pertama,” katanya, Rabu malam.

Menurut Melki, pemerintah provinsi bersama Pemerintah Kota Kupang telah memindahkan seluruh penghuni panti ke lokasi penampungan sementara milik Dinas Sosial Provinsi NTT sejak sore hingga malam hari.

“Dan untuk sementara seluruh proses kehidupan bersama Panti Asuhan dilakukan di tempat milik Dinas Sosial Provinsi,” kata Melki.

Ia menuturkan kebutuhan logistik para penghuni panti akan ditangani bersama oleh Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang selama masa penampungan berlangsung.

Melki berharap anak-anak panti dan para pengasuh tetap dapat menjalani aktivitas dengan baik meski untuk sementara tinggal di lokasi penampungan.

“Tentu kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah pusat agar panti asuhan ini segera difungsikan kembali,” ujarnya. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Kecamatan Kota Lama Kelurahan Naikoten I Kota Kupang Panti Asuhan Guardian Holy Angel Katolik
Previous ArticleKPPN Ruteng Salurkan Dana BOK Puskesmas Tahap I 2026 Sebesar Rp24,27 Miliar
Next Article Komisi V DPRD NTT Dorong Kementerian P2MI Lindungi Pekerja Migran Berbasis di Desa

Related Posts

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.