Borong, VoxNTT.com – Warga Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, menitip harapan kepada anggota DPRD Manggarai Timur, Yuvens Tongkang, terkait pembangunan jembatan permanen di Wae Musur Hilir.
“Warga titip harapan agar pemerintah bangun jembatan permanen di Wae Musur hilir. Warga juga usulkan lokasinya pindah agar jembatannya tidak terlalu panjang,” ungkap Yuvens usai menggelar reses di Desa Bea Ngencung pada Kamis, 21 Mei 2026.
Sebagai anggota DPRD dari wilayah sebelah Wae Musur, dirinya berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait pembangunan jembatan permanen di Wae Musur hilir itu.

“Saya akan terus berjuang agar pembangunan jembatan permanen jadi prioritas pemerintah Kabupaten Manggarai Timur,” kata politisi PAN itu.
Menurut dia, jembatan permanen merupakan kebutuhan utama dan mendesak bagi ribuan jiwa yang tinggal di sebelah Wae Musur. Sebab, itu merupakan akses vital perekonomian dan rute utama menuju rumah sakit dan puskesmas di Borong.
Terkait crossway yang jebol beberapa pekan lalu, kata dia, penanganan darurat terkendala cuaca.
“Kalau cuaca sudah mendukung, penanganan darurat segera dilakukan. Kita berharap beberapa ke depan cuaca sudah membaik,” katanya.
Sejak pertama, dirinya langsung dan terus berkoordinasi dengan Pemkab Manggarai Timur untuk segera memperbaiki crossway yang jebol itu.
Sejak crossway jebol, warga yang hendak ke ibu kota kecamatan dan kabupaten terpaksa menggunakan jasa pikul motor di Wae Musur.
“Satu motor dibayar Rp50 ribu. Mau tidak mau kita bayar, daripada tidak jalan. Ini kita kembali ke massa dulu lagi,” kata Teo salah seorang warga, Kamis siang.
Ia pun mendesak Pemda Matim untuk segera memperbaiki crossway yang jebol itu. Sebab, masyarakat sebelah Wae Musur sangat terisolasi dan sengsara pasca-jebolnya crossway itu.
“Bayangkan, mobil sudah tidak bisa lewat. Mau jadi apa kami warga sebelah Wae Musur kalau terisolasi terus seperti ini,” imbuh dia.
Kontributor: Nansi Taris

