Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim
Regional NTT

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

By Redaksi22 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah sedang membawa sepeda motor melewati Sungai Wae Musur (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Warga Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, menitip harapan kepada anggota DPRD Manggarai Timur, Yuvens Tongkang, terkait pembangunan jembatan permanen di Wae Musur Hilir.

“Warga titip harapan agar pemerintah bangun jembatan permanen di Wae Musur hilir. Warga juga usulkan lokasinya pindah agar jembatannya tidak terlalu panjang,” ungkap Yuvens usai menggelar reses di Desa Bea Ngencung pada Kamis, 21 Mei 2026.

Sebagai anggota DPRD dari wilayah sebelah Wae Musur, dirinya berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait pembangunan jembatan permanen di Wae Musur hilir itu.

Warga Desa Bea Ngencung saat menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD Matim, Yuvens Tongkang, pada Kamis, 21 Mei 2026 (Foto: HO)

“Saya akan terus berjuang agar pembangunan jembatan permanen jadi prioritas pemerintah Kabupaten Manggarai Timur,” kata politisi PAN itu.

Menurut dia, jembatan permanen merupakan kebutuhan utama dan mendesak bagi ribuan jiwa yang tinggal di sebelah Wae Musur. Sebab, itu merupakan akses vital perekonomian dan rute utama menuju rumah sakit dan puskesmas di Borong.

Terkait crossway yang jebol beberapa pekan lalu, kata dia, penanganan darurat terkendala cuaca.

“Kalau cuaca sudah mendukung, penanganan darurat segera dilakukan. Kita berharap beberapa ke depan cuaca sudah membaik,” katanya.

Sejak pertama, dirinya langsung dan terus berkoordinasi dengan Pemkab Manggarai Timur untuk segera memperbaiki crossway yang jebol itu.

Sejak crossway jebol, warga yang hendak ke ibu kota kecamatan dan kabupaten terpaksa menggunakan jasa pikul motor di Wae Musur.

“Satu motor dibayar Rp50 ribu. Mau tidak mau kita bayar, daripada tidak jalan. Ini kita kembali ke massa dulu lagi,” kata Teo salah seorang warga, Kamis siang.

Ia pun mendesak Pemda Matim untuk segera memperbaiki crossway yang jebol itu. Sebab, masyarakat sebelah Wae Musur sangat terisolasi dan sengsara pasca-jebolnya crossway itu.

“Bayangkan, mobil sudah tidak bisa lewat. Mau jadi apa kami warga sebelah Wae Musur kalau terisolasi terus  seperti ini,” imbuh dia.

Kontributor: Nansi Taris

Desa Bea Ngencung DPRD Matim Kecamatan Rana Mese Manggarai Timur Matim Wae Musur
Previous ArticleWartakan Tuhan: Eksplotasi  dalam Hukum Negara dan Agama, Eksplorasi dalam Hukum Kasih
Next Article Jempolan Bajo Layani Pemohon di MPP Bajawa, Dekatkan Pelayanan Imigrasi

Related Posts

Camat Welak: Pembangunan SPPG 3T Watu Umpu Capai 90 Persen

31 Juli 2026

Julie Laiskodat Sosialisasikan UU Sektor Keuangan di Manggarai, Soroti Bahaya Judi Online

31 Juli 2026

DPRD Manggarai Soroti Maraknya Judi Online, Sebut Ancam Ekonomi dan Kehidupan Sosial

30 Juli 2026
Terkini

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Camat Welak: Pembangunan SPPG 3T Watu Umpu Capai 90 Persen

31 Juli 2026

Julie Laiskodat Sosialisasikan UU Sektor Keuangan di Manggarai, Soroti Bahaya Judi Online

31 Juli 2026

DPRD Manggarai Soroti Maraknya Judi Online, Sebut Ancam Ekonomi dan Kehidupan Sosial

30 Juli 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.