Ruteng, VoxNTT.com — Warga terdampak gempa bumi di Kampung Mendo, Desa Golo Mendo, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, hanya menerima bantuan darurat berupa 400 kilogram beras dan 120 butir telur.
Bantuan dari Posko Bantuan Bencana Darurat Kabupaten Manggarai itu didistribusikan pada Senin, 17 Agustus 2026 malam melalui Pemerintah Kecamatan Wae Ri’i. Bantuan kemudian diterima oleh Pemerintah Desa Golo Mendo.
Warga Kampung Mendo, Martinus Patut, mengeluhkan jumlah bantuan beras yang diterima warga terdampak. Menurut dia, setiap kepala keluarga hanya memperoleh sekitar setengah kilogram beras.
Martinus menyampaikan keluhan itu kepada VoxNTT.com di depan tenda pengungsian pada Selasa, 18 Agustus 2026 pagi.
“Ole ami kaget tiba dea bantuan, telu mok kali ata tiba dami (kami kaget terima beras bantuan, tigas cangkir atau setengah kilogram) saja yang kami terima),” ujarnya dalam bahasa Manggarai.
Martinus juga mengatakan bantuan berupa telur tidak jadi dibagikan kepada warga terdampak karena jumlahnya tidak mencukupi.
“Ruha toe jadi bagi le staf Desa Golo Mendo ai toe manga pas,” katanya. (Telur tersebut tidak dapat dibagikan oleh staf Desa Golo Mendo karena jumlahnya tidak mencukupi).
Kepala Desa Golo Mendo, Hilarius Barus membenarkan bahwa pemerintah desa menerima bantuan berupa 400 kilogram beras dan 120 butir telur dari Kecamatan Wae Ri’i.
“Ia, tadi malam kami di desa hanya menerima beras 400 kilogram dan telur 120 butir,” kata Hilarius.
Saat ditanya mengenai sumber bantuan tersebut, Hilarius mengaku tidak mengetahui secara pasti.
Menurut dia, bantuan itu disalurkan melalui pemerintah kecamatan dan berasal dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Manggarai.
“Kami tidak tahu jelas sumber bantuan itu dari mana. Yang kami tahu itu dari orang Dinas PUPR Kabupaten Manggarai, melalui pemerintah kecamatan,” jelasnya.
Kontributor: Leo Jehatu

