Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Kafegama dan JPIC OFM Salurkan 390 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Sambi Rampas
Pojok Info

Kafegama dan JPIC OFM Salurkan 390 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Sambi Rampas

Hunian yang layak diperlukan untuk memberikan perlindungan sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan bagi warga yang masih tinggal di tenda pengungsian.
By Redaksi7 September 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (Kafegama) bersama JPIC OFM Indonesia saat menyalurkan bantuan di Kampung Ndili, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin, 7 September 2026 (Foto: Dok. JPIC OFM Indonesia)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (Kafegama) bersama JPIC OFM Indonesia menyalurkan 390 paket bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin, 7 September 2026.

Pater Yohanes Kristo Tara, OFM dari JPIC OFM Indonesia mengatakan, bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat gempa.

Sebanyak 74 paket disalurkan di Sambi Mese, 30 paket di Nanga Rema, 30 paket di Ndili, serta 128 paket masing-masing di Kelurahan Nanga Mbaras, Mbaru Jawa, dan Desa Nanga Mbaling.

Wilayah tersebut mengalami kerusakan berat akibat guncangan gempa. Sejumlah rumah warga bahkan dilaporkan rata dengan tanah.

“Hingga saat ini, banyak keluarga masih bertahan hidup di tenda-tenda pengungsian dengan segala keterbatasan yang mereka hadapi setiap hari,” kata Pater Kristo.

Menurut dia, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan setelah bencana.

Dukungan relawan dan donatur, kata dia, juga membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menguatkan warga agar tidak merasa sendirian menghadapi masa pemulihan.

Menurut Pater Kristo, masyarakat terdampak menyampaikan terima kasih kepada Kafegama dan JPIC OFM Indonesia atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai bukan hanya memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi bentuk perhatian bagi keluarga yang masih bertahan di pengungsian.

Ia mengatakan, kebutuhan hunian layak menjadi perhatian mendesak bagi warga terdampak, terutama menjelang musim hujan.

“Langkah ini menjadi semakin mendesak mengingat musim hujan akan segera tiba,” kata Pater Kristo.

Ia berharap pemerintah segera merealisasikan program pembangunan rumah bagi warga yang rumahnya rusak atau hancur akibat gempa.

Hunian yang layak diperlukan untuk memberikan perlindungan sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan bagi warga yang masih tinggal di tenda pengungsian.

Menurut Pater Kristo, pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali rumah warga, tetapi juga pemulihan kehidupan dan masa depan masyarakat terdampak. [VoN]

Gempa Gempa Bumi JPIC Ofm Kafegama
Previous ArticleKeluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

Related Posts

Pemuda Katolik dan Nakes RSKD Jiwa Naimata Bidik Wilayah Terisolir Dampak Gempa Flores

6 September 2026

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026
Terkini

Kafegama dan JPIC OFM Salurkan 390 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Sambi Rampas

7 September 2026

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Pemuda Katolik dan Nakes RSKD Jiwa Naimata Bidik Wilayah Terisolir Dampak Gempa Flores

6 September 2026

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.