Borong, VoxNTT.com – Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (Kafegama) bersama JPIC OFM Indonesia menyalurkan 390 paket bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin, 7 September 2026.
Pater Yohanes Kristo Tara, OFM dari JPIC OFM Indonesia mengatakan, bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat gempa.
Sebanyak 74 paket disalurkan di Sambi Mese, 30 paket di Nanga Rema, 30 paket di Ndili, serta 128 paket masing-masing di Kelurahan Nanga Mbaras, Mbaru Jawa, dan Desa Nanga Mbaling.
Wilayah tersebut mengalami kerusakan berat akibat guncangan gempa. Sejumlah rumah warga bahkan dilaporkan rata dengan tanah.
“Hingga saat ini, banyak keluarga masih bertahan hidup di tenda-tenda pengungsian dengan segala keterbatasan yang mereka hadapi setiap hari,” kata Pater Kristo.
Menurut dia, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan setelah bencana.
Dukungan relawan dan donatur, kata dia, juga membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menguatkan warga agar tidak merasa sendirian menghadapi masa pemulihan.
Menurut Pater Kristo, masyarakat terdampak menyampaikan terima kasih kepada Kafegama dan JPIC OFM Indonesia atas bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai bukan hanya memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi bentuk perhatian bagi keluarga yang masih bertahan di pengungsian.
Ia mengatakan, kebutuhan hunian layak menjadi perhatian mendesak bagi warga terdampak, terutama menjelang musim hujan.
“Langkah ini menjadi semakin mendesak mengingat musim hujan akan segera tiba,” kata Pater Kristo.
Ia berharap pemerintah segera merealisasikan program pembangunan rumah bagi warga yang rumahnya rusak atau hancur akibat gempa.
Hunian yang layak diperlukan untuk memberikan perlindungan sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan bagi warga yang masih tinggal di tenda pengungsian.
Menurut Pater Kristo, pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali rumah warga, tetapi juga pemulihan kehidupan dan masa depan masyarakat terdampak. [VoN]

