Mbay, Vox NTT – Pertengkaran hebat antara dua pria terjadi di ruang rawat inap Puskesmas Boawae, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo pada Jumat, 28 Februari 2025
Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial, memperlihatkan keributan dengan latar belakang petugas medis yang sedang berupaya meredakan situasi.
Kepala Puskesmas Boawae, Wilfrida Daeny membenarkan bahwa insiden tersebut terjadi di fasilitas kesehatan yang ia pimpin.
Ia menjelaskan, pertengkaran ini dipicu oleh masalah pribadi terkait hubungan percintaan, antara seorang tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Boawae dan seorang pria yang datang dari luar.
“Masalah percintaan ini, antara Nakes di sini dengan selingkuhannya,” ungkap Wilfrida kepada VoxNtt.com pada Jumat, 28 Februari 2025.
Menurut Wilfrida, kronologi kejadian berawal saat Rolin Kopa, seorang pria yang disebut-sebut sebagai pasangan selingkuhan dari seorang bidan bernama Erny Tolo, datang ke ruang rawat inap dengan maksud untuk menemui Erny.
Namun, No Cola, seorang tenaga medis di Puskesmas Boawae yang juga diketahui merupakan saudara kandung Erny Tolo, menolak Rolin untuk masuk.
“Saya ada perlu dengan nona Erny,” ujar Rolin Kopa, seperti yang terekam dalam video yang beredar di media sosial.
Penolakan dari No Cola ini memicu adu mulut yang semakin memanas. Menurut informasi yang beredar, Rolin Kopa yang sudah beristri, mengklaim memiliki hubungan spesial dengan Erny Tolo.
Ia datang untuk menagih uang yang diduga telah diambil oleh Erny, dengan jumlah mencapai ratusan juta rupiah.
Ketegangan semakin memuncak saat Rolin berusaha meminta uang tersebut kembali, namun mendapat perlawanan dari No Cola.
Saksi mata menyebutkan, pertengkaran tersebut semakin membesar, dan bahkan Erny Tolo turut menolak untuk mengembalikan uang yang diminta.
“Kau pikir selama ini kau naik saya, itu gratis kah?” ujar sumber yang menirukan ucapan Erny Tolo dalam keributan tersebut.
Insiden ini kemudian menarik perhatian tenaga medis lainnya yang ada di Puskesmas Boawae, dan sempat menyebabkan kegaduhan di lingkungan tersebut.
Akibat kejadian ini, kasus telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Boawae. Namun, hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Boawae, Ipda Ferdi Leonard Mina Belo, belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Nagekeo, Lukas Mere, menegaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo untuk menindaklanjuti permasalahan ini.
“Saya akan segera berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan,” ujar Lukas Mere.
Lukas juga menegaskan, kasus perselingkuhan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat diproses secara pidana jika ada laporan resmi yang masuk ke pihak berwajib.
Namun, untuk penindakan secara internal, Pemda Nagekeo akan menyerahkan sepenuhnya kepada atasan langsung yang bersangkutan, dalam hal ini Kepala Puskesmas Boawae dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo.
Hingga berita ini diterbitkan, Erny Tolo dan No Cola belum memberikan sanggahan terkait peristiwa keributan tersebut.
Penulis: Patrianus Meo Djawa