Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Patelki Siap Perangi Malaria di Matim
KESEHATAN

Patelki Siap Perangi Malaria di Matim

By Redaksi19 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim Patelki sedang mengambil darah Masyarakat di Kantor Lurah Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Persatuan Ahli Teknologi Laboratotium Medik Indonesia (Patelki) cabang Manggarai Timur (Matim) siap memerangi dan mengeliminasi penyakit Malaria di kabupaten itu.

Demikian disampaikan Ketua Patelki Matim, Veronika Yuliani Raha kepada VoxNtt.com di Kantor Lurah Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba saat kegiatan pengambilan darah Massal, Rabu (19/4/2017).

Veronika menyatakan, Patelki siap mengeliminasi penyakit malaria yang selama ini menyerang masyarakat Matim.

“Kami ada untuk Indonesia. Patelki cabang Matim ada dan siap melayani masyarakat Manggarai Timur. Dan kami siap mengeliminasi malaria dari
masyarakat Manggarai Timur,” katanya.

Sementara tujuan utama kegiatan pengambilan darah massal ini lanjut Veronika, yakni agar masyarakat mengetahui bahwa Patelki ada di Matim.

“Ini langkah awal Patelki memperkenalkan identitas organisasi dengan masyarakat Matim,” ujar Veronika.

Kemudian, kata dia, kegiatan ini juga bertujuan mengeliminasi malaria. Selain itu, untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah dalam memerangi malaria serta membantu dalam penegakan diagnosa.

Dijelaskan Veronika, jumlah warga kelurahan Watu Nggene yang diambil darah sebanyak 864 orang.

Kegiatan pengambilan darah massal ini diselenggarakan bertepatan dengan ulang tahun Patelki yang ke 21 pada 26 April.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari. Dari tanggal 19-23. Pas dengan hari berdirinya organisasi Patelki. Dirgahayu Patelki Indonesia. Kami ada untuk Indonesia,” ujar Veronika. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleTujuh Bendungan Raksasa Segera Dibangun di NTT
Next Article Jangan Siksa Guru Honor di NTT (Editorial)

Related Posts

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.