Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kebakaran Sabana di Nagekeo Ancam Kawasan Perumahan Malasera
Regional NTT

Kebakaran Sabana di Nagekeo Ancam Kawasan Perumahan Malasera

By Redaksi14 Agustus 20251 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kendaraan pemadam kebakaran dibantu kendaraan tangki air milik BPBD sedang berupaya memadamkan api dalam insiden kebakaran di Kabupaten Nagekeo, Rabu, 13 Agustus 2025 (Foto: Patrianus Meo Djawa / VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Kebakaran hebat melanda kawasan hutan dan sabana di sekitar kawasan perumahan Malasera Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Sampai larut malam, petugas pemadam kebakaran dari Sat Pol-PP Kabupaten Nagekeo di bawah komando Kabid Pemadaman, Ricard Lamanepa, masih terus berjibaku memadamkan api. Mereka menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Osianus Pae (68), salah satu saksi mata berujar, kebakaran terjadi sejak pukul 11.00 Wita.

“Api kemungkinan berasal dari Pisa, di Desa Nggolo Mbay merambat sampai di sini,” ujarnya.

Kebakaran tersebut menghanguskan ratusan hektare padang sabana. Api juga mulai mengancam kawasan pemukiman milik pemerintah, yakni “Perumahan Malasera”

Kencangnya angin dan material rumput serta ilalang kering membuat api dengan cepat merambat.

Regu pemadam juga terpantau mengalami kesulitan berkomunikasi karena tak dibekali dengan alat komunikasi portable (HT).

Di sisi lain, buruknya akes jalan menghambat proses mobilitas air yang diangkut kendaraan tanki air milik BPBD Nagekeo.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Kabupaten Nagekeo Nagekeo
Previous ArticleWarga Ruteng Apresiasi Program Gerakan Pangan Murah Polres Manggarai
Next Article Polres Manggarai Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Gedung RSUD Ruteng

Related Posts

Herry Baben: Tak Ada yang Kaya karena Judi Online, yang Ada Justru Hancur

2 Agustus 2026

Kasus ODGJ di Manggarai Barat Naik Jadi 745 Orang, Dinkes Catat 35 Kasus Pemasungan

1 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026
Terkini

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026

Herry Baben: Tak Ada yang Kaya karena Judi Online, yang Ada Justru Hancur

2 Agustus 2026

Stafsus Menteri HAM: Wartawan Hukum Mitra Strategis Penegakan HAM

2 Agustus 2026

Kasus ODGJ di Manggarai Barat Naik Jadi 745 Orang, Dinkes Catat 35 Kasus Pemasungan

1 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.