Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pelayanan Cuci Darah di RS Siloam Labuan Bajo Terus Ditingkatkan
KESEHATAN

Pelayanan Cuci Darah di RS Siloam Labuan Bajo Terus Ditingkatkan

By Redaksi20 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam Labuan Bajo sudah Satu tahun beroperasi. Dalam usia satu tahun ini, rumah sakit itu terus melakukan peningkatan pelayanan. Salah satunya pelayanan Hemodialisis (Pencucian Darah).

Direktur RSU Siloam Labuan Bajo, dr Ridwan T Lembong saat acara Media Gathering, Kamis (20/4/2017) menjelaskan, pelayanan pencucian darah dimulai sejak Oktober 2016 lalu.

Dalam pelayanan hemodialisis itu, pihaknya menyediakan empat mesin dengan jadwal operasi setiap hari Senin sampai Sabtu, serta melayani 6 pasien setiap harinya.

“Rata-rata pasien Hemodialisis yang kami tangani berusia 60 tahun, ” jelas dr Ridwan.

Ke depan kata dr Ridwan, pihaknya akan menambah jumlah mesin hemodialisis dari empat menjadi 13 unit.

Penambahan itu bertujuan agar pasien yang mau melakukan pelayanan pencucian darah tidak mengantri.

Apalagi ruangan untuk pelayanan pencucian darah di RSU Siloam saat ini sangat cukup menampung 13 unit alat hemodialisis tersebut.

“Kita akan memperlakukan pelayanan Dua shif bagi pelayanan hemodialisis serta penambahan dokter spesialis di ruangan pelayanan hemodialisis, ” jelasnya.

Penanggungjawab Pelayanan Hemodialisis RSU Siloam Labuan Bajo, dr Yosef Wiliam Angliwarman mengatakan, pelayanan hemodialisis merupakan prosedur terapi pengganti ginjal dengan cara mencuci sebagian darah agar racun-racun sisa metabolisme dapat dikeluarkan dari tubuh.

Dengan pelayanan hemodialisme pasien dengan gagal dengan stadium terminal dapat mencapai kualitas hidup yang lebih baik.

“Unit hemodialisis di RSU Siloam Labuan Bajo tidak hanya melayani cuci darah. Namun juga memperhatikan kebutuhan pasien gagal ginjal secara holistik seperti penanganan anemia, hipertensi, malnutrasi dan psikologis, ” ujar dr William

Seperti diketahui di usia satu tahun, RSU Siloam Labuan Bajo sudah melayani 13 ribu pasien, baik pasien rawat inap, rawat jalan dan pasien gawat darurat. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleSejumlah Kader Partai Golkar Siap Bertarung di Pilkada TTS
Next Article Pemprov NTT Diminta Perhatikan Nasib Guru Honor SMA dan SMK di Matim

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.