Labuan Bajo, VoxNTT.com – Tour de EnTeTe memasuki etape terakhir yaitu etape 10 dengan titik star Ruteng Kabupaten Manggarai menuju Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat pada Minggu, 21 September 2025.
Etape ke-10 ini berjarak 136,6 km dengan tantangan tanjakan dari 205 mdpl hingga 940 mdpl. Para pembalap tiba sekitar pukul 15.05 WITA di garis finish.
Youcef Reguigui pembalap dari tim Madar Pro Cycling Team (Aljazair) berhasil menjadi pembalap yang masuk finish pertama dengan waktu 3 jam 49 menit 1 detik.
Youcef disusul dua rider dari Team Go For Gold (Filipina), Emanuel Dave Samonte Montemayor dan Ronnilan Villa Quita.
Dalam ajang itu juga, kategori Best Indonesian Rider diraih Muhamad Herlangga (Nusantara BYC), sedangkan Best Young Rider jatuh kepada Muhamad Syelhan Nurahmat (Garuda Development) yang konsisten naik podium sejak etape kedua.
Gubernur NTT Emmanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan terima kasih kepada seluruh pembalap dari 16 tim yang mewakili 13 negara yang telah berpartisipasi dalam ajang ini.
“Juga kepada semua sponsor, Kemenpora, Kementerian PUPR, Kemenparekraf, TNI-Polri, pemerintah 22 kabupaten kota, serta masyarakat NTT yang bersama-sama menyukseskan event ini,” ujar Melki.
Melki juga memastikan pastikan Tour de EnTeTe jilid dua akan digelar tahun depan dengan ajang yang lebih meriah lagi.
Sementara itu, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT dan seluruh jajarannya karena sudah menginisiasi lahirnya event Tour de EnTeTe.
Ajang ini, kata Edi, merupakan hal yang sungguh luar biasa membanggakan karena memperkenalkan NTT kepada Indonesia dan kepada dunia.
“Lagi-lagi terima kasih. Tentu kita jadikan ajang ini sebagai agenda tahunan yang senantiasa ini akan digelar setiap tahun dan dan tahun ini merupakan cikal bakal dimulainya Tour de EnTeTe,” katanya.
Edi juga meminta kepada dan wakil gubernur agar di tahun depan dan seterusnya finish Tour de EnTeTe tetap dilaksanakan di Labuan Bajo.
“Pak gubernur begitu juga Pak wakil gubernur bahwa tahun depan dan tahun depannya lagi finishnya tetap di Labuan Bajo,” pinta dia.
Penulis: Sello Jome

