Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Aldiano, Putra Boncu Kode
Sastra

Aldiano, Putra Boncu Kode

By Redaksi1 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aldiano
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Aldiano, Putra Boncu Kode

Di Boncu Kode, Desa Perak, lahir seorang bungsu,

Dengan langkah kecil namun hati besar menanam mimpi.

Sejak SD, ia menatap langit dengan mata penuh harap,

Mimpi menjadi prajurit pelindung tanah air tercinta.

Ia tumbuh dalam kesederhanaan,

Di rumah sederhana yang hangat oleh doa keluarga.

Setiap hari adalah pelajaran tentang kerja keras,

Setiap tantangan adalah batu loncatan, bukan penghalang.

SMAN 3 Cibal menjadi saksi perjalanan,

Sekolah yang mendidik tubuh, pikiran dan hati.

Disiplin, tekad, dan doa menjadi teman setia,

Membimbing langkahnya menembus batas yang terlihat.

Rintangan datang, keraguan berbisik,

Namun ia tegap melawan rasa takut dan lelah.

Setiap keringat, setiap latihan fisik, setiap doa,

Menjadi benih yang kelak berbuah keberhasilan.

Dari seleksi awal,

Hingga tahap akhir di Bali,

Ia menapak satu demi satu dengan sabar dan penuh tekad.

Kesederhanaan tidak pernah memadamkan semangatnya,

Sebaliknya, ia menguatkan hati dan imannya.

Kini, Aldiano resmi menjadi bagian keluarga TNI AD,

Mengharumkan nama Desa Perak dan SMAN 3 Cibal.

Putra bungsu yang menanam mimpi sejak kecil,

Menjadi lentera bagi generasi muda yang menatap masa depan.

Ia bukan hanya seorang prajurit,

Tetapi simbol bahwa mimpi besar bisa diraih dengan kerja keras,

Disiplin, doa dan keteguhan hati.

Perjalanan ini adalah inspirasi bagi semua,

Bahwa dari tempat sederhana, cahaya bisa lahir,

Menembus langit, menghangatkan hati,

Dan menuntun langkah-langkah yang lain untuk berani bermimpi.

Setiap anak Desa Perak yang menatap langit,

Boleh percaya bahwa langkahnya pun berarti.

Karena Aldiano telah membuktikan,

Bahwa keberanian, ketekunan dan doa,

Adalah kunci membuka pintu dunia yang luas dan penuh harapan.

Mari kita pandang kisahnya,

Sebagai bukti bahwa mimpi tidak mengenal batas,

Bahwa dari tanah sederhana,

Harum nama bisa lahir,

Dan generasi muda bisa menapak jalan besar,

Dengan hati teguh, cinta tanah air dan tekad yang tak tergoyahkan.

Oleh: Kristina Leri (Guru Biologi di SMAN 3 CIBAL) 

Alumni: Unwira Kupang 

Kristina Leri
Previous ArticleSabda dari Mulut Tuan
Next Article Polres Manggarai Dekati Keluarga Korban Penganiayaan di Pitak, Minta Urus Damai

Related Posts

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026

Pilu yang Tidak Pernah Sembuh

3 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.