Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»NTT Raih TP2DD Terbaik Nasional, Dapat Insentif Fiskal dari Pemerintah Pusat
Regional NTT

NTT Raih TP2DD Terbaik Nasional, Dapat Insentif Fiskal dari Pemerintah Pusat

By Redaksi30 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, saat agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten Sumba Barat Daya dengan menggelar pertemuan bersama para pemangku kepentingan daerah di Aula Kantor Bupati, Senin, 15 September 2025 (Foto: Meldo Nailopo)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menorehkan prestasi penting di tingkat nasional setelah dinobatkan sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Terbaik 2025 untuk kawasan Nusa Tenggara–Maluku–Papua.

Penghargaan itu diumumkan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Grha Bhasvara Icchana, Jakarta Pusat, Jumat, 28 November 2025.

Raihan tersebut sekaligus membuat NTT berhak atas insentif fiskal dari pemerintah pusat, bagian dari total Rp786 miliar yang disiapkan untuk daerah-daerah berprestasi dalam pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi transaksi keuangan.

Selain NTT, penghargaan serupa diberikan kepada Sumatera Selatan untuk kawasan Sumatera, Jawa Timur untuk kawasan Jawa–Bali, Kalimantan Timur untuk kawasan Kalimantan, serta Sulawesi Selatan untuk kawasan Sulawesi.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena yang hadir langsung dalam acara itu menyebut keberhasilan tersebut sebagai hasil kerja bersama lintas sektor.

“Puji Tuhan, ini pencapaian yang membanggakan bagi NTT dan menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga pengendalian inflasi daerah demi menjamin keterjangkauan harga bagi masyarakat terhadap barang dan jasa yang dibutuhkan serta kualitas layanan publik,” tegas Gubernur Melki.

PTBI 2025 menjadi forum strategis bagi pemerintah pusat, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah dalam merumuskan stabilitas ekonomi nasional.

Pada kesempatan itu, BI memberikan penghargaan bagi daerah melalui TPID dan TP2DD, dua indikator penting dalam menjaga stabilitas harga dan memperluas digitalisasi layanan publik.

Melki menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pemangku kepentingan pusat dan daerah.

“Sinergi banyak pihak membuat upaya pengendalian inflasi dan perluasan digitalisasi keuangan di NTT berjalan semakin kuat,” ujarnya.

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, insentif fiskal yang disiapkan pemerintah bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi dorongan agar daerah semakin memperkuat kebijakan stabilisasi harga dan layanan digital yang inklusif.

Melki memastikan NTT akan memanfaatkan momentum tersebut.

“Komitmen kami adalah memperluas ekosistem ekonomi digital yang ramah bagi masyarakat dan dunia usaha. Semoga NTT terus melaju dan memberi manfaat yang lebih besar bagi warganya,” katanya.

Melki menegaskan, total Rp786 miliar merupakan angka keseluruhan yang dibagi untuk seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota penerima di Indonesia.

“Anggaran 786 M nantinya dibagi untuk puluhan pemda dan belum tahu nanti Pemprov NTT dapat berapa perkiraan senin atau minggu depan baru jelas,” katanya.

Penulis: Ronis Natom

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena Pemprov NTT
Previous ArticlePariwisata Manggarai dan Tuntutan Menjaga Kesakralan Budaya
Next Article DLHK NTT Tinjau Pembangunan 69 Resort & Beach Club di Pulau Kelapa, Izin Lingkungan Sedang Diproses

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gubernur NTT: Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo Butuh Penanganan Segera

19 Agustus 2026

Penanganan Gempa NTT Diperkuat, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama

18 Agustus 2026
Terkini

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Pemuda Katolik dan Nakes RSKD Jiwa Naimata Bidik Wilayah Terisolir Dampak Gempa Flores

6 September 2026

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.