Labuan Bajo, VoxNTT.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca di Kabupaten Manggarai Barat masih dipengaruhi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat hingga 7 Februari 2026. Kondisi ini terjadi seiring masih berlangsungnya musim hujan di wilayah tersebut.
“Pada Februari ini juga masih terdapat potensi terbentuknya bibit siklon di utara Australia atau juga di Selatan Bali dan Nusa Tenggara yang dapat mempengaruhi curah hujan di wilayah Manggarai Barat,” ujar Kepala Stasiun BMKG Komodo Labuan Bajo, Maria Seran, saat dihubungi VoxNtt.com, Minggu, 1 Februari 2026.
Maria menjelaskan, kondisi perairan hingga 7 Februari menunjukkan gelombang rendah di perairan utara Labuan Bajo.
Sementara itu, perairan selatan, khususnya yang berbatasan dengan Selat Sumba, berada pada kategori gelombang sedang. BMKG menyarankan agar aspek keselamatan pelayaran disesuaikan dengan jenis kapal yang digunakan.
Seiring kondisi tersebut, BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk mewaspadai potensi banjir rob pada awal Februari.
“Kami juga perlu mengiimbau masyarakat pesisir untuk mewaspadai potensi banjir Rob pada periode awal Februari ini yang dipicu oleh pasang maksimum laut akibat faktor astronomi dan dapat diperkuat oleh kondisi curah hujan yang masih tinggi di beberapa lokasi,” jelasnya.
Maria meminta masyarakat pesisir memperhatikan jadwal pasang surut air laut serta menyesuaikan aktivitas di wilayah pesisir dan pelayaran dengan kondisi perairan.
“Perlu tingkatkan kewaspadaan terhadap arus laut yang dapat menguat saat terjadi pasang tinggi menuju surut,” tutupnya.
Penulis: Sello Jome

