Oleh: Anselmus DW Atasoge
Staf Pengajar Stipar Ende
Ratusan umat Muslim di Larantuka menyambut Uskup terpilih Mgr Yohanes Hans Monteiro dengan tarian tradisional, Selasa, 3 Februari 2026, menciptakan suasana penuh kehangatan dan toleransi antarumat beragama. Peristiwa ini menjadi simbol kuat persaudaraan lintas iman di Flores Timur.
Kedatangan Uskup Larantuka terpilih, Mgr Yohanes Hans Monteiro, disambut dengan suasana penuh kegembiraan di Kota Larantuka, Flores Timur.
Ratusan umat Muslim dari komunitas Ekasapta turut serta dalam penyambutan dengan menampilkan tarian tradisional.
Kehadiran mereka memperlihatkan keterlibatan aktif masyarakat lintas agama dalam momen penting Gereja Katolik setempat.
Tarian yang dibawakan umat Muslim menjadi ekspresi penghormatan terhadap pemimpin baru Keuskupan Larantuka.
Gerak tubuh yang selaras dengan irama musik lokal menghadirkan nuansa kebersamaan. Kehadiran mereka di tengah prosesi gerejawi memperlihatkan bahwa nilai toleransi dapat diwujudkan melalui seni dan budaya.
Peristiwa ini menjadi penanda kuat bahwa masyarakat Larantuka memiliki tradisi hidup berdampingan secara harmonis.
Sambutan umat Muslim terhadap Uskup Hans Monteiro menunjukkan keterikatan sosial yang melampaui batas agama.
Kehadiran mereka dalam prosesi gereja memperlihatkan bahwa hubungan antarumat di Flores Timur dibangun atas dasar saling menghargai.
Masyarakat yang hadir menyampaikan rasa bangga atas momen tersebut. Mereka menilai bahwa penyambutan lintas iman ini memperkuat ikatan sosial dan mempertegas identitas Larantuka sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Harapan yang muncul adalah agar kepemimpinan Uskup Hans Monteiro semakin memperkokoh semangat persaudaraan dan kerja sama antarumat beragama di wilayah tersebut.
Peristiwa penyambutan ini memperlihatkan dimensi lain dari kehidupan masyarakat Flores Timur pada umumnya, yakni keterbukaan terhadap perbedaan. Tarian umat Muslim menjadi bukti bahwa budaya lokal dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan antaragama.
Keseluruhan momen ini memperlihatkan bahwa sambutan umat Muslim terhadap Uskup Larantuka terpilih Mgr Yohanes Hans Monteiro merupakan representasi nyata dari toleransi dan persaudaraan lintas iman di Flores Timur.
Kehangatan yang tercipta melalui tarian tradisional memperlihatkan bahwa masyarakat Larantuka mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun kebersamaan.

