Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian
KESEHATAN

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

By Redaksi27 Februari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat menghadiri Orientasi Pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit di Auditorium Dr. J. Leimena, Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026 (Foto: Facebook Melki Laka Lena)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan sebanyak tujuh dokter spesialis dari total 58 peserta nasional pada batch ketiga akan ditempatkan di sejumlah daerah yang masih kekurangan tenaga medis.

Meski mendapatkan kuota terbesar di seluruh Indonesia, namun menurut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, kebutuhan dokter spesialis masih sangat banyak, mengingat hampir semua kabupaten dan kota kekurangan dokter spesialis.

Ia menyatakan, Pemprov NTT tengah menyiapkan skema penempatan tepat sasaran serta dukungan tambahan agar para dokter tersebut kembali dan mengabdi di kabupaten/kota yang membutuhkan.

“Harapan kami sederhana namun penting: dengan semakin banyak dokter spesialis yang kembali ke NTT, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk jauh ke luar daerah atau Pulau Jawa,” kata Melki saat menghadiri Orientasi Pusat Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit di Auditorium Dr. J. Leimena, Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.

“Pelayanan kesehatan cukup di provinsi bahkan kabupaten, lebih dekat, lebih terjangkau, dan lebih berkualitas.”

Melki berkata, program ini merupakan langkah nyata negara untuk memastikan pemerataan layanan kesehatan hingga wilayah pinggiran Indonesia.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beserta jajaran, karena program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (hospital-based) ini sangat dibutuhkan daerah-daerah seperti NTT, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua yang selama bertahun-tahun kekurangan dokter spesialis.

Menurut Melki, pemerintah sedang mengubah paradigma pendidikan spesialis, di mana dokter bukan lagi mahasiswa yang harus menanggung biaya mahal, tetapi profesional yang bekerja sambil dilatih, sehingga mendapat beasiswa dan penghasilan selama pendidikan.

Rekrutmen juga berbasis kebutuhan daerah dan putra-putri asli daerah, agar setelah lulus mereka kembali mengabdi di wilayahnya masing-masing. Ini solusi konkret untuk ketimpangan distribusi tenaga medis nasional. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena
Previous ArticleWakil Ketua DPRD Soroti Kesenjangan Infrastruktur di HUT ke-23 Manggarai Barat
Next Article Wagub NTT Raih Doktor Ilmu Administrasi di Undana

Related Posts

GAMKI NTT Luncurkan ‘Road to Event Academy’ untuk Cetak SDM Ekonomi Kreatif

29 Mei 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.