Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Longsor Tutup Jalan Mano-Tanggar, Butuh Alat Berat untuk Evakuasi Material
Regional NTT

Longsor Tutup Jalan Mano-Tanggar, Butuh Alat Berat untuk Evakuasi Material

By Redaksi11 Maret 20261 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Longsor menutup badan jalan kabupaten segmen Mano-Tangggar (Foto: Nansi Taris)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Longsor menutup badan jalan kabupaten segmen Mano-Tangggar, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, pada Selasa, 10 Maret 2026 malam.

Longsor terjadi di sebelum masuk Kampung Bajar, Desa Bangka Kuleng.

Kepala Desa Bangka Kuleng, Marsel Mohon, mengatakan longsor itu terjadi pada Selasa malam dan mengakibatkan badan jalan tertutup total.

“Dari tadi malam sampai pagi tidak bisa dilewati kendaraan,” kata Marsel saat dikonfirmasi, Rabu pagi.

Ia mengatakan, pada Rabu pagi, pihaknya bersama masyarakat sekitar dan warga desa Golo Rengket membersihkan sebagian material longsor agar kendaraan bisa melintas.

“Kami tadi gotong royong untuk buka akses. Jadinya kendaraan roda empat dan roda dua bisa lewat,” katanya.

Ia menyebut, material longsor yang menutup badan jalan tersebut cukup tinggi dan panjang. Sehingga masih perlu alat berat untuk membersihkan sebagian besar yang masih menutup bagian jalan.

“Longsor panjang 7 meter. Butuh alat berat untuk evakuasi semuanya. Kami dengan warga gorong royong agar kendaraan bisa lewat,” ujar dia.

Pihaknya pun sudah melaporkan peristiwa tanah longsor itu ke pihak kecamatan dan BPBD Manggarai Timur.

Camat Lamba Leda Selatan, Benyamin Dansis, membenarkan adanya laporan longsor di jalan Mano-Tanggar itu.

“Petugas BPBD sudah ke lokasi,” kata Beni saat dikonfirmasi, Rabu pagi.

Kontributor: Nansi Taris

Kabupaten Manggarai Timur Kecamatan Lamba Leda Selatan Manggarai Timur Matim
Previous ArticleKrisis Sumber Air Hambat Pemanfaatan Lahan Hortikultura di Desa Benteng Poco
Next Article Kebakaran Melanda Kantor Pos Reo di Manggarai, Diduga Akibat Korsleting

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.