Ruteng, VoxNTT.com – Kepala SMK Sta. Mathilda Ruteng, Leo Cardis, mengingatkan seluruh civitas akademika sekolah tersebut agar memberi perhatian serius pada perkembangan emosional siswa.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 SMK Sta. Mathilda di halaman sekolah tersebut, Sabtu, 14 Maret 2026.
Menurut Leo, perhatian terhadap kecerdasan emosional menjadi semakin mendesak ketika masyarakat dan dunia pendidikan selama ini cenderung menempatkan kepintaran akademik sebagai motivasi utama dalam bersekolah.
“Bukan untuk pintar saja, melainkan juga bagaimana mempersiapkan anak-anak kami untuk bisa mengimbangi perkembangan dunia saat ini,” kata Leo.
Menurut dia, kekuatan untuk bertahan dari pelbagai godaan merupakan bagian dari kecerdasan emosional. “Itulah yang sangat dituntut untuk bisa bertahan di era perkembangan ini.”
Penegasan serupa disampaikan Pater Rio Edison, OFM, yang memimpin perayaan Ekaristi dalam rangka HUT tersebut.
Ia mengatakan tujuan sekolah tidak semata-mata agar siswa tamat atau memperoleh ijazah, tetapi juga membentuk karakter agar mampu menghadapi berbagai tantangan dalam dunia yang kompetitif.
“Kita belajar dari pengalaman di mana motivasi orang untuk sekolah itu hanya ingin mengejar kepintaran,” kata Pater Rio.
Ia menambahkan, melampaui kepintaran akademik, kecerdasan emosional seperti kerendahan hati untuk terus belajar dan membuka diri terhadap pengetahuan juga menjadi hal penting saat ini.
Menurut dia, kerendahan hati merupakan kunci untuk bertahan dan meraih kesuksesan.
Perayaan HUT ke-15 SMK Sta. Mathilda diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain pasar produk SMK, lomba penulisan opini, pentas seni, serta pemilihan putra-putri Smatil.
Kegiatan tersebut ditutup dengan jalan sehat bersama yang dimeriahkan penampilan drum band Smatil.
Acara puncak perayaan juga dihadiri Koordinator Pengawas Pendidikan Menengah Provinsi NTT I Gede Caya Widyarto, pengawas pembina SMK Elias Dagung, Direktur Panti Nirmala, para biarawati, serta perwakilan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). [VoN]

