Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Suka Duka Penjual Takjil di Ruteng Selama Ramadan
Regional NTT

Suka Duka Penjual Takjil di Ruteng Selama Ramadan

By Redaksi16 Maret 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sulastri saat melayani pembeli takjil sebelum buka puasa (Foto: Isno Baco/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Bulan Ramadan menghadirkan suasana berbeda di berbagai sudut Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai. Menjelang waktu berbuka puasa, deretan penjual takjil bermunculan menawarkan aneka kue, minuman segar, hingga jajanan khas Ramadhan.

Salah satu penjual takjil, Sulastri, merasakan langsung dinamika berdagang pada bulan suci tersebut. Ia mengaku sudah sekitar tiga tahun berjualan takjil setiap Ramadhan.

“Di bulan Ramadan, orang-orang ramai mencari kue dan jajanan untuk berbuka puasa. Alhamdulillah, penjualan selalu meningkat setiap tahunnya,” ujar Sulastri saat bincang dengan VoxNtt.com, Senin, 16 Maret 2026 sore.

Sulastri menjual beragam jenis takjil, mulai dari aneka kue hingga es buah yang menyegarkan. Untuk kue, ia bekerja sama dengan tetangga dan keluarga yang menitipkan dagangan mereka. Sementara es buah dibuat sendiri setiap hari.

Persiapan jualan dilakukan sejak pagi, bahkan saat waktu sahur. Ia mulai menyiapkan berbagai bahan yang dibutuhkan untuk dagangan.

“Aktivitas tersebut berlanjut hingga sore hari menjelang waktu berbuka,” kisah ibu dua orang anak itu.

Dalam sehari, Sulastri mampu menjual sekitar 100 cup es buah dengan harga berkisar antara Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per cup.

Meski menjanjikan dari segi penghasilan, berjualan takjil saat berpuasa juga memiliki tantangan tersendiri. Sulastri mengaku harus menahan rasa lapar dan haus saat melayani pembeli.

“Menjual sambil berpuasa itu memang jadi ujian tersendiri. Apalagi harus mencicipi rasa es atau memastikan kualitas jualan tetap enak,” katanya.

Menurut dia, persaingan antarpenjual bukan persoalan besar. Jumlah pembeli takjil cukup banyak, bahkan tidak hanya dari kalangan Muslim, tetapi juga non-Muslim yang membeli jajanan untuk keluarga.

“Rezeki sudah ada yang atur. Yang penting kita sama-sama berusaha,” pungkasnya.

Melihat penjualan yang terus meningkat setiap tahun, Sulastri berharap keuntungan selama Ramadhan dapat menjadi modal usaha untuk berdagang di luar bulan puasa.

Bagi Sulastri, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang semangat berbagi rezeki dan menjaga harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Penulis: Isno Baco

Bulan Suci Ramadan Manggarai Ruteng
Previous ArticleDua Gendang di Manggarai Nyaris Perang Tanding: Polisi Redam Situasi, Pemda Ajak Mediasi
Next Article Guru Honorer Asal Manggarai Barat Diringkus Polisi Usai Curi Sepeda Motor

Related Posts

Dua Gendang di Manggarai Nyaris Perang Tanding: Polisi Redam Situasi, Pemda Ajak Mediasi

16 Maret 2026

Potensi Desa Nggalak: Dari Gapoktan Produktif hingga Penghasil Porang Terbesar di Manggarai

15 Maret 2026

Pemuda Kampung Kaper Gelar Aksi Bersih Sampah Plastik Dukung Labuan Bajo Kota Bersih

15 Maret 2026
Terkini

Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,7 Ton Minyak Tanah dari Labuan Bajo ke Bima

16 Maret 2026

Bank Mandiri Lampaui Target Penyaluran KUR di NTT pada 2025

16 Maret 2026

Guru Honorer Asal Manggarai Barat Diringkus Polisi Usai Curi Sepeda Motor

16 Maret 2026

Suka Duka Penjual Takjil di Ruteng Selama Ramadan

16 Maret 2026

Dua Gendang di Manggarai Nyaris Perang Tanding: Polisi Redam Situasi, Pemda Ajak Mediasi

16 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.