Kupang, VoxNTT.com – Pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota (Maperta) dan Konferensi Cabang (Konfercab) perdana Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Malaka berlangsung di Taman Eden, Pantai Motadikin, Kabupaten Malaka, Sabtu, 16 Mei 2026.
Kegiatan itu menetapkan Lorens Haba sebagai Ketua DPC GAMKI Malaka dan Martho Dilak sebagai Sekretaris DPC GAMKI Malaka.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo bersama jajaran pengurus, Ketua Klasis Malaka Yusuf Bureni, Sekretaris Daerah Malaka Ferdinan Un Muti, Anggota DPRD NTT Agus Nahak, serta jajaran pengurus caretaker GAMKI Malaka.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Maperta yang dipandu Sekbid Komdigi DPD GAMKI NTT Fendi Bia. Dalam sesi tersebut, Winston Rondo membawakan materi mengenai sejarah dan identitas organisasi GAMKI.
Sementara Agus Nahak menyampaikan materi tentang semangat kepemudaan dan pentingnya kolaborasi dalam membangun Kabupaten Malaka.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan lebih dari 50 calon anggota menjadi anggota resmi GAMKI oleh Winston Rondo.
Momentum Konfercab perdana dipandu Wakil Sekretaris DPD GAMKI NTT Elfis Sabat bersama Ketua Caretaker GAMKI Malaka Lorens Haba dan Sekretaris Caretaker Martho Dilak.
Melalui musyawarah konfercab, peserta akhirnya menyepakati dan mengesahkan Lorens Haba sebagai Ketua DPC GAMKI Malaka dan Martho Dilak sebagai Sekretaris DPC GAMKI Malaka.
Pelantikan pengurus turut dihadiri Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu yang juga merupakan Dewan Penasihat DPC GAMKI Malaka.
Ketua DPC GAMKI Malaka, Lorens Haba menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus untuk memimpin organisasi tersebut.
Ia mengajak seluruh kader menjadikan GAMKI sebagai rumah bersama bagi generasi muda Kristen tanpa membedakan latar belakang jemaat maupun kelompok tertentu.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan bagi saya dan teman-teman untuk melayani sebagai pengurus GAMKI Malaka,” ujarnya.
Ia mengajak semua menjadikan GAMKI Malaka sebagai rumah bersama untuk berkolaborasi dengan semua pihak baik gereja maupun pemerintah.
Sementara itu, Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu menegaskan, GAMKI tidak boleh hanya hidup dalam kegiatan seremonial semata, tetapi harus hadir dan bekerja nyata di tengah masyarakat.
“GAMKI Malaka harus hadir bersama masyarakat, bekerja keras, menjaga kebersamaan dan membangun kerja sama dengan pemerintah dalam membangun daerah, khususnya pembinaan generasi muda,” tegasnya.
Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo dalam sambutannya menegaskan bahwa GAMKI Malaka harus aktif menyiapkan kader muda yang memiliki kapasitas dan mampu berkontribusi nyata bagi daerah.
Menurut dia, GAMKI tidak boleh hanya menjadi organisasi yang sibuk membuat kegiatan seremonial.
“GAMKI harus menjadi sekolah kader, ruang pembentukan karakter, rumah perjuangan, laboratorium kepemimpinan, dan energi harapan baru bagi generasi muda,” tandasnya.
Ia juga berpesan agar GAMKI Malaka mampu merangkul semua pihak, baik pemerintah, gereja maupun masyarakat, guna bersama-sama membangun Kabupaten Malaka menjadi daerah yang maju dan berdaya saing.
Menurut Winston, GAMKI harus mampu membangun kemitraan yang sehat dengan gereja dan pemerintah, bukan untuk kehilangan sikap kritis, tetapi menghadirkan kolaborasi demi kepentingan rakyat dan masa depan generasi muda.
“Saya percaya jika gereja, pemerintah, dan organisasi kepemudaan dapat berjalan bersama, maka akan lahir energi besar untuk membangun Malaka yang lebih maju, damai, dan bermartabat,” pungkasnya.
Penulis: Ronis Natom

