Ruteng, VoxNTT.com – Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi EB 1696 yang melayani trayek Ruteng–Reo menabrak sebuah rumah warga di Wakal, Desa Kentol, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Kamis malam, 28 Mei 2026. Insiden itu mengakibatkan dinding rumah ambruk dan empat orang mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut melaju dari arah Ruteng menuju Reo. Saat melintasi tikungan tajam di wilayah Wakal, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga mobil keluar jalur dan menghantam rumah milik Lasarus Dama.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkannya kepada Polsek Pagal. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polres Manggarai.
Tak lama setelah menerima laporan, personel Satuan Lalu Lintas Polres Manggarai tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan.
Penjabat Kepala Desa Kentol, Silvester Amir, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat pagi, 29 Mei 2026. Ia mengatakan pengemudi diduga kehilangan kendali karena berada di bawah pengaruh minuman keras.
“Pengemudi mengaku tidak mampu mengendalikan kendaraan karena dalam kondisi mabuk,” ungkap Silvester.
Menurut dia, benturan keras menyebabkan sebagian dinding rumah roboh dan menimpa empat orang yang berada di dalam rumah. Keempat korban masing-masing bernama Teri, Findi, Efron, dan Cilok.
Warga bersama aparat desa kemudian mengevakuasi para korban ke Puskesmas Pagal untuk mendapatkan penanganan medis.
“Semua korban mengalami luka cukup serius dan mengeluh pusing. Diketahui, Korban atas nama Findi bahkan dirontgen di RSUD Ruteng,” jelas Silvester.
Kapolsek Cibal, IPTU Harun R. Syarif, mengatakan penanganan kasus tersebut berada di bawah Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Manggarai.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Manggarai, IPTU Alfathan Bimo Pratama, menjelaskan kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi saat melintasi tikungan tajam dengan kecepatan tinggi.
“Pengemudi lalai dalam mengendalikan kendaraan. Jalan menikung tajam dan kendaraan melaju cukup kencang,” jelasnya.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Peristiwa itu kembali menjadi pengingat bagi para pengemudi agar tidak mengemudikan kendaraan dalam kondisi mabuk dan selalu berhati-hati saat melintasi jalur rawan kecelakaan di wilayah Manggarai.
Penulis: Berto Davids

