Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ruas Jalan Bola-Doreng-Mapitara Rusak Parah
Regional NTT

Ruas Jalan Bola-Doreng-Mapitara Rusak Parah

By Redaksi8 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ruas jalan kabupaten Sikka di Dusun Ipir, Desa Ipir, Kecamatan Bola
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Ruas jalan kabupaten yang melintasi tiga kecematan di Kabupaten Sikka yakni Bola, Doreng dan Mapitara rusak parah.

Pantaun VoxNtt.com, Rabu (3/5/2017) terdapat beberapa titik ruas Jalan Kabupaten yang sulit dilalui dari Baluk, Kecamatan Bola sampai Galit, Kecamatan Mapitara.

Salah satu ruas yang rusak terdapat di Dusun Ipir, Desa Ipir, Kecamatan Bola. Panjang ruas jalan yang rusak hampir mencapai 1 km terutama sebelum perbatasan Kecamatan Bola dan Kecamatan Doreng di Kali Waigete.

Kerusakan pada titik pendakian sering menyulitkan para pengendara baik roda dua maupun roda enpat. Tak jarang, sering terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.

“Jalan ini dikerjakan sejak masa Aleks Longginus dan kami dengar tahun ini akan ada perbaikan dari Baluk sampai Waigete,” ujar Kepala Desa Ipir, Herkulanus Nikomendes kepada VoxNtt.com di Kantor Desa Ipir, Rabu.

Selain di Desa Ipir, ruas Jalan Kabupaten yang mengalami rusak parah di wilayah Kecamatan Mapitara terdapat di Wolomotong, Hale dan Hebing.

Menurut salah seorang tokoh pemuda asal Wolomotong, Merson kondisi tersebut menyulitkan akses warga ke kota.

Dengan kondisi jalan yang rusak maka hanya angkutan umum tertentu saja yang bersedia beroperasi ke wilayah tersebut.

Oleh karenanya, Merson berharap pemerintah tidak tinggal diam. Ini turut juga berdampak pada mahalnya biaya transportasi pengangkutan komoditi.

“Bagaiman mau sejahtera kalau infrastruktur jalan saja hancur seperti ini,” ujar guru muda ini saat ditemui di kediamannya di Uma Tawu, Desa Natakoli, Kecamatan Mapitara pada Rabu (3/5/2017).

Sementara itu, Plt. Kadis PU Kabupaten Sikka, Aguatinus Boy Satrio yang diwawancarai pada Sabtu (29/4/2017) lalu hanya menyatakan bahwa Jalan Propinsi hanya terhitung dari Waipare, Kecamatan Kangae sampai Baluk, Kecamatan Bola.

Ia membenarkan informasi terkait rencana peningkatan Jalan Kabupaten mulai dari Baluk sampai Waigete.

“Tahun 2017 ini akan ada peningkatan jalan dari Baluk sampai Kali Waigete,” ujarnya. (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleGerbangKu Hadir Atasi Kendala Pembangunan Pariwisata di Mabar
Next Article Investor Segera Bangun Limpasan di Kali Wae Musur

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.