Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Penjual Ikan di Kampung Baru Matim Kecewa dengan Pemerintah
Regional NTT

Penjual Ikan di Kampung Baru Matim Kecewa dengan Pemerintah

By Redaksi10 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas Gabungan Sedang Membongkar dan Memberi Arahan Kepada Penjual Ikan di Kampung Baru
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Penjual ikan asal Kampung Baru, kelurahan Kota Ndora merasa kecewa dengan  pemerintah Manggarai Timur yang membongkar stan jual ikan mereka di ruas jalan Trans Flores dekat jembatan Wae Bobo, Selasa (09/05/2017).

Ali Hamdin, salah satu penjual ikan di lokasi kepada Voxntt.com, Selasa (09/05) mengaku kecewa lantaran stan untuk jual ikan milik pedagang dibongkar petugas gabungan dari dinas perdagangan, Pol PP, TNI, dan Polri.

“Saya merasa kecewa dengan dibongkarnya tempat jual ini. Padahal kami jual ikan ini ambil uang koperasi. Untuk jual beli ikan ini kami pinjam uang di koperasi. Kalau begini, pemasukan kami dari mana”, kata Ali

Dia menambahkan, kalau bisa sementara waktu biar kami jual terpencar dulu.

“Mau diarahkan ke pasar, bangunannya kan baru dibangun. Jadi untuk sementara kami yang di Kota Ndora  jual di sini dulu. Mau dijual di pasar kan sama saja. Duduk di bawah terik matahari. Apa kami bertahan jualan di bawah terik matahari. Kan tidak bisa. Ikan kalau kena matahari seharian kan jadinya rusak. Jadi, kami tidak keberatan diarahkan untuk jual di pasar kalau bangunannya sudah ada. Biar kami aman dan nyaman berjualan”, tutur Ali.

Disaksikan Voxntt.com di lokasi, sempat terjadi perang mulut antara penjual ikan dan petugas gabungan saat aksi pembongkaran di ruas jalan Trans Flores itu. (Taris Nansi/VoN).

Manggarai Timur
Previous ArticleTipikor Usut Dugaan Korupsi Raskin Kades Waling, Ini Harapan Masyarakat
Next Article Soal Embung Wae Kebong, Ini Pernyataan Polres Manggarai

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.