Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga Wangka Minta Pasang Jaringan Listrik
NTT NEWS

Warga Wangka Minta Pasang Jaringan Listrik

By Redaksi16 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi listrik padam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Warga Desa Wangka, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada meminta agar segera memasangan jaringan listrik ke wilayah mereka.

“Kami masyarakat tinggal pasrah. Mau pendekatan secara lembaga maupun pribadi sudah kami lakukan kepada PLN, namun hingga saat ini belum ada jawaban,” ujar Antonius Dhiwu, seorang warga Desa Wangka kepada VoxNtt.com, Selasa (16/5/2017).

Antonius yang ditemui di Kampung Wangka mengaku, setiap tahun saat Musrenbangdes selalu mengusul pemasangan listrik. Namun, tampak pemerintah kabupaten (Pemkab) Ngada dan pihak PLN rupanya belum merespon.

“Kami sampai bosan pak, mondar-mandir minta tolong pasang jaringan,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Yohanes Wulan, seorang warga lainnya.

Yohanes berharap kebutuhan akan listrik untuk masyarakat Desa Wangka bisa terjawab tahun ini. Pasalnya keberadaan listrik sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama anak sekolah.

“Anak-anak mau belajar malam hari tidak bisa karena listrik belum masuk. Akibatnya jam 7.30 malam orang memilih tidur karena tidak ada aktivitas yang bisa dilakukan lagi karena ketiadaan listrik,” pintanya.‎

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Ngada, Anton Jawa belum lama ini mengatakan, belum masuknya jaringan listrik ke kawasan itu karena  berada dalam kawasan hutan lindung. Sehingga dibutuhkan izin khusus untuk pemasangan jaringan listrik.

“Kita masih usaha untuk memperjuangkan hal itu. Agar warga desa-desa itu bisa menikmati jaringan listrik,” ujarnya. ‎

Data yang dihimpun VoxNtt.com, total desa di Kecamatan Riung adalah 31 desa. Yang telah menikmati listrik sebanyak 13 desa dan kelurahan.

Ke-13 desa itu yakni; Desa lengkosambi, Lengkosambi Timur, Barat, Utara, Tengah, Kelurahan Nangamese, Lengkosambi, dan Kelurahan Benteng Tengah, Barat Daya. Selain itu, ‎Desa Tadho Timur, Barat, Tengah, ‎dan Desa Tadho.

Sementara yang belum 18 desa diantaranya, Desa sambinasi, Latung, Rawangkalo, Wangka, Taenterong, Wangka Selatan, Taengterong 1, Taengterong 2, Sambinasi Barat, Desa Latung Barat, Rawangkalo 1, Rawangkalo 2, Wangka Barat, desa Sambinasi Tengah, Desa Golo Riung, Desa Kota Raja, dan Desa Ite jaya.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleMasyarakat Matim Tolak Ormas Radikal
Next Article Kekurangan Pasokan Listrik, Industri Batu Granit di Ende Mubazir

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.