Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Warga Desak Pemda TTU Segera Mutasi Sekdes Noenasi
VOX DESA

Warga Desak Pemda TTU Segera Mutasi Sekdes Noenasi

By Redaksi22 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Niko Feka tokoh masyarakat (kiri) dan Yosef Kono Fnekan ketua BPD Noenasi (kanan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Warga desa Neonasi, Kecamatan Miomofa mendesak Pemerintah Daerah Timor Tengah Utara (Pemda TTU) segera mutasi Sekretaris Desa (Sekdes) mereka ke tempat lain.

Desakan tersebut disampaikan karena mereka menilai Sekdes Neonasi menjadi biang provokasi, sehingga terjadi perpecahan antar warga.

Niko Feka selaku tokoh masyarakat Desa Noenasi dan Yosef Kono Fnekan ketua BPD Noenasi mengatakan hal tersebut saat menemui VoxNtt.com di Kefamenanu, Senin (22/5/2017).

Yosef menjelaskan sikap dari Sekdes yang juga merupakan ketua panitia seleksi perangkat desa telah memprovokasi masyarakat Noenasi.

Provokasi itu yakni mengajak warga lain untuk menolak hasil tes perangkat desa beberapa waktu lalu.

“Panitia buat surat penolakan yang pada point ke  2 mencamtumkan nama saya dan juga nama dari ibu Linda salah satu calon perangkat bahwa kami sudah bersekongkol dengan panitia seleksi dari kabupaten (TTU) untuk nilai tes yang ada,” ungkap Yosef.

Dia mengaku, Sekdes malah menantang masyarakat untuk mengadukan dirinya ke pihak mana saja. Sebab menurut Sekdes pemimpin daerah TTU tidak mungkin menanggapinya.

Yosef mengaku, Sekdes Neonasi mengatakan hal itu seusai doa rosario di rumahnya beberapa waktu lalu.

Sebagai ketua BPD, tuturnya, ia sudah berusaha untuk menyampaikan ulah Sekdes ke pemerintah tingkat atas, namun hingga hari ini belum ada titik terangnya.

Senada dengan Yosef, Niko Feka menegaskan ulah Sekdes ini telah menyebabkan perpecahan di masyarakat.

Karena itu, Niko meminta Pemda TTU  segera memindahkan Sekdes Neonasi ke desa lain. Itu penting dilakukan agar masyarakat terhindar dari upaya provokasinya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Sekdes Noenasi belum merespon pesan singkat (SMS) VoxNtt.com untuk mengonfirmasi usulan warganya tersebut. (Eman Tabean/VoN)

TTU
Previous ArticlePemda TTU Dinilai Tidak Peka Terhadap Persoalan Warga Naiola Timur
Next Article Lima Tahun Tanaman Kakao Diserang Hama, Pemkab Matim Tidak Peduli

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Teodorus Weke Gelar Ritus Adat dan Minta Restu Leluhur Jelang Pilkades Wae Mulu

28 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.