Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Soal Penggalian Batu di Nte’er, Pastor Martin Jenarut: Pemkab Harus Tindak Tegas
Regional NTT

Soal Penggalian Batu di Nte’er, Pastor Martin Jenarut: Pemkab Harus Tindak Tegas

By Redaksi1 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pastor Marten Jenarut, koordinator JPIC Keuskupan Ruteng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kordinator JPIC Keuskupan Ruteng, Pastor Martin Jenarut angkat bicara soal aktivitas penggalian batu di Nte’er Desa Mata Wae Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai.

Pasalnya, aktivitas tersebut sudah merusak struktur hutan sekaligus berpotensi terjadinya longsor. Fenomena itu, kata Jenarut, pada gilirannya dapat membahayakan pengguna jalan.

“Pemda harus tegas menindak oknum-oknum tersebut,” katanya melalui pesan WhatsApp, Kamis (1/6/2017).

Sebelumnya diberitakan, aktivitas galian batu di samping jalan negara Ruteng-Labuan Bajo di tempat itu berjalan masif. Fenomena itu membuat keselamatan pengguna jalan negara ini terancam.

Baca: Galian Batu di Nte’er Tak Ditertibkan, Keselamatan Pengguna Jalan Terancam

Ancaman menjadi terbuka ketika galian batu itu berlangsung di bukit yang letaknya persis di samping jalan. Namun, anehnya sampai sekarang aktivitas galian tersebut tak kunjung ditertibkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai.

Lorens Hambut, pengendara sepeda motor yang mengaku berasal dari Lembor Manggarai Barat kepada VoxNtt.com Minggu (29/5/2017) lalu mengaku was-was tiap kali melewati titik itu. Sebab jika tidak, cetus Hambut, celaka pasti menimpanya.

“Takutnya nanti pas lewat ada batu yang jatuh dari atas atau mungkin longsor. Kita kan tidak tahu. Makanya kalau lewat di sini saya selalu lihat ke atas sambil memacu kendaraan lebih laju,” katanya.

Pernah suatu ketika, kisah Hambut, ia berkendara dari Lembor ke Ruteng. Sampai di titik itu, ia terpaksa berhenti karena ada dua orang yang sedang melakukan aktivitas galian batu.

“Saya lihat waktu itu ada satu orang di atas gali batu dan guling ke jalan. Satunya lagi tinggal di jalan untuk sein kendaraan supaya jangan lewat dulu. Pas batunya sampai di jalan baru kami dipersilakan lewat,” jelasnya.

Karena itu, ia heran dengan sikap Pemkab Manggarai yang terkesan membiarkan aktivitas galian itu terus berlangsung. Padahal, jelas sekali aktivitas itu sangat berbahaya bagi penguna jalan.

“Saya harap pemerintah turun tangan untuk larang mereka itu. Sebab kalau tidak, bisa saja nanti ada orang yang mati di sini,” pintahnya. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

 

Manggarai
Previous ArticleGMNI Nagekeo: Pancasila Harga Mati
Next Article Jatah Raskin di Satar Peot Diduga Dipotong 5 Kg Tiap Penerima

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.