Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Warga Dusun Podor Flotim Kesulitan Air Minum Bersih
VOX DESA

Warga Dusun Podor Flotim Kesulitan Air Minum Bersih

By Redaksi20 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi salah satu sumur galian warga dusun Podor
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

​​Larantuka, Vox NTT-Warga dusun Podor, Desa Boru sejak sepuluh tahun belakangan kesulitan mengakses air minum bersih.

Fery Lewuk, Sipri Iri, Agus Nong Manis, Reso Tukan dan Philipus Pelipi, mewakili dusun Podor mengeluhkan hal ini kepada VoxNtt.com pada Senin, (19/06/2017) di rumah kediaman mereka.

“Pak tolong tulis dulu biar ada semacam perhatian untuk kami di dusun Podor ini” demikian Fery Lewuk berkeluh.

Fery mengatakan untuk mengatasi kesulitan akses air minum bersih dan kebutuhan rumah tangga lainnya, warga dusun Podor terpaksa menggali sumur di kediaman mereka masing-masing secara swadaya.

“Sampai dengan sekarang kami sudah gali tujuh sumur Pak. Kami sendiri tidak tahu apakah air dari sumur ini memenuhi standar kesehatan atau tidak. Intinya kami dapat air dan kami bisa pakai. Tolong kami dulu Pak biar ada perhatianlah dari pemerintah baik itu pemerintah desa, kabupaten bahkan pemerintah provinsi dan pusat” tutur Fery.

Sipri dan Feri juga menambahkan bahwa perhatian dari desa Boru pada tahun 2016 yang lalu itu berupa pengerjaan bak penampung untuk mengaliri air dari pusat mata air ke dusun Podor tetapi debit airnya sama sekali tidak bisa diharapkan untuk pemenuhan kebutuhan air warga.

“Ini bagaimana Pak, bak penampung sudah ada tapi sumber air dan jaringan pipa saja tidak beres. Dana untuk dusun kami itu seratus juta pak tetapi sama saja airnya belum kami rasakan, jalan satu-satunya ya kami gali sumur. Apalagi kami di RT 5 yang paling ujung ini,”tambah Sipri.

Philipus Pelipi juga mengaku walaupun debit air sangat kecil dan tidak bisa diharapkan ia sendiri dan keluarganya tidak mau mengonsumsi air sumur yang digali warga itu.

“Saya takut Pak mau konsumsi jadi biar air dari kran kecil juga kami setia untuk tunggu dan ambil dari kran di depan rumah. Saya takut karena sumur-sumur yang digali itu saya kira kualitasnya belum diuji oleh orang kesehatan layak tidak untuk dikonsumsi” aku Sipri.

Fransiskus Sere Liwu, Kepala Dusun Podor, membenarkan masalah air minum yang dihadapi warga dusunnya itu.

Dia menuturkan bahwa tahun lalu anggaran air untuk dusun tersebut sebesar seratus juta. Namun nilai anggaran tersebut belum maksimal.

Pada tahun 2017 ini, pemerintah desa sudah menganggarkan dana sebesar 320 juta rupiah untuk menambahkan.

Namun seperti sampaikan Sere Liwu, dana sebanyak 320 juta rupiah itu setelah dibahas bersama tim yang ahli dalam urusan air ternyata tidak cukup.

Jadi pihaknya sedang mengupayakan kerjasama dengan pemerintah kabupaten dan provinsi untuk urusan air ini.

“Jadi saya minta warga dusun untuk bersabar dalam urusan air ini” kata Liwu. (Hengky Ola/VoN).

Flores Timur
Previous ArticleSidang Paripurna Pembahasan Ranperda Inisiatif DPRD Mabar Memanas
Next Article Pilkada Matim, Marselis Sarimin Berpeluang Diusung NasDem

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.