Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Sebanyak 65 Murid SDN Watulagar Hanya Didampingi Satu Guru ASN
VOX GURU

Sebanyak 65 Murid SDN Watulagar Hanya Didampingi Satu Guru ASN

By Redaksi21 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu guru honor SDN Watulagar saat mengajar di dalam ruangan kelas darurat sebelum ruangan permanen dibangun. (Foto: Are de Peskim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Nasib 65 murid SDN Watulagar, Desa Watumerak, Kecamatan Doreng, Sikka ironis. Meskipun, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) telah berjalan 3 Tahun Ajaran (TA) namun sampai saat ini mereka hanya didampingi oleh 1 orang guru ASN.

“Dinas PKO lambat merespon permohonan guru yang diajukan pihak sekolah. Sampai saat ini pun belum ada Kepala Sekolah yang definitif,” terang Ketua Komite Sekolah, Yoseph Andreas Woda kepada VoxNtt.com di Maumere, Senin (19/6/2017).

Saat ini terdapat 4 rombongan belajar yakni kelas 1 sampai 4. Keempat rombongan belajar tersebut didampingi 5 orang guru yakni 1 guru berstatus ASN yang merupakan guru mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan 4 guru honor yang merupakan guru kelas. Selain itu, terdapat 1 orang tenaga tata usaha di sekolah tersebut.

“Pembiayaan 4 guru honor ditambah tenaga tata usaha diambil dari 15% Dana BOS dan uang komite. Jumlah ini terbatas dan berdampak pada kesejahteraan para guru tersebut,” terangnya.

Meskipun demikian, di sisi lain Yozh Andreas Woda juga mengapresiasi respon cepat Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera dalam menetapkan status sekolah tersebut sebagai Sekolah Dasar Negeri. Pasalnya, hanya dalam waktu 5 hari sejak proposal diajukan, Unit Sekolah Baru Watulagar langsung ditetapkan menjadi SDN Watulagar.

Selain itu, pada 2016 Pemda Sikka telah mengadakan bangunan sekolah SDN Watulagar. Bangun tersebut terdiri atas 4 ruangan kelas,1 ruang guru, fasilitas belajar serta 1 MCK.

“Boleh berstatus Sekolah Dasar Negeri, memiliki gedung permanen namun kalau guru negeri hanya 1 orang bagaimana nasib anak-anak kami,” pungkasnya.

Oleh karenanya, ia berharap Pemda Sikka melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga bisa memenuhi kebutuhan guru negeri di SDN Watulagar. Selain itu, ia berharap instansi terkait dapat segera menetapkan Kepala Sekolah untuk SDN Watulagar.

Sementara itu, anggota DPRD Sikka dari Dapil 4 yang juga termasuk mewakili masyarakat Kecamatan Doreng, Fransiskus Philip mengatakan akan memperjuangkan hal tersebut.

“Paling lambat pada tahun ajaran baru ini sudah ada tambahan guru negeri dan Kepala Sekolah. Saya akan komunikasikan dengan Kadis PKO Sikka,” ujarnya kepada VoxNtt.com  di Kantor DPRD Sikka, Selasa (20/6/2017). (Are De Peskim/VoN)

 

Sikka
Previous ArticleWarga Puni Desak Pemkab Manggarai Hentikan Penggusuran
Next Article Alokasi Anggaran TdF 2017 Pemda Sikka Rp 1 Miliar

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Teodorus Weke Gelar Ritus Adat dan Minta Restu Leluhur Jelang Pilkades Wae Mulu

28 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.