Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ini Tanggapan Kadis PU Manggarai Terkait Jalan Ruteng-Iteng
HEADLINE

Ini Tanggapan Kadis PU Manggarai Terkait Jalan Ruteng-Iteng

By Redaksi26 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aksi protes warga memblokir jalan Ruteng-Iteng 24 Juli 2017 (Foto: John Manasye)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Manggarai, Adrianus Adil Empang menanggapi polemik status jalan Ruteng-Iteng yang hingga kini hangat diwacanakan publik.

Status kepemilikan jalan itu antara pemerintah provinsi NTT atau jalan nasional hingga kini hangat diperbincangkan banyak kalangan, setelah sejumlah warga Kecamatan Satarmese melakukan aksi pemblokiran pada 24 Juli lalu.

Mereka memerotes pemerintah lantaran kondisi jalan menuju Manggarai bagian selatan itu rusak parah dan hingga kini tak kunjung diperbaiki.

Kepada wartawan, Selasa (25/7/2017), Adi tidak menampik adanya usulan pemerintah kabupaten Manggarai kepada pemerintah provinsi NTT pada 2015 lalu terkait jalan itu.

Usulan itu yakni untuk mengalihkan jalur Ruteng-Golo Lusang-Iteng milik pemerintah provinsi NTT ke jalan alternatif yang sudah disediakan oleh pemerintah kabupaten Manggarai.

Baca:

  • Soal Jalan Ruteng-Iteng, DPRD NTT Beberkan Surat Usulan Pengalihan Pemkab Manggarai
  • Warga Demo Terkait Jalan Rusak Ruteng-Iteng, Ini Komentar DPRD NTT

Jalan alternatif itu yakni Pertigaan Cumbi-Ngkor-Ngkaer-Pongkor-Golo Cala-Iteng.

“Usulan itu disikapi oleh provinsi (NTT) lewat alokasi anggaran untuk jalur yang baru, mulai tahun 2016 dan 2017 ini,” aku Kadis Adi.

Kendati itu sudah berjalan lanjut dia, namun persoalannya adalah pengalihan itu tidak disertai dengan penetapan ruas jalan yang lama yakni, dari Ruteng melewati Golo Lusang.

Menurut Kadis Adi, tidak ada poin yang mengatur hal tersebut dalam dokumen yang dikeluarkan pihak pemerintah provinsi NTT.

Sehingga pemerintah kabupaten Manggarai tidak bisa melakukan intervensi lewat APBD II di ruas Ruteng-Golo Lusang-Iteng karena statusnya belum jelas.

Kata dia, jika dipaksakan APBD II digelontorkan untuk pembanguan ruas itu, maka bisa dipastikan terjadi pelanggaran aturan hukum yang berlaku. (Adrianus Aba/VoN)

 

Manggarai
Previous ArticlePersamba Menang Tipis, Pelatih Persim Manggarai Protes Keputusan Wasit
Next Article Tiga Usif Mandatkan Ampera Untuk Pimpin TTS

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.