Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Keluarga Korban Pembunuhan Datangi DPRD Belu
Regional NTT

Keluarga Korban Pembunuhan Datangi DPRD Belu

By Redaksi24 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Keluarga korban pembunuham Joao Vicente warga desa Kimbana datangi DPRD Belu pada Rabu, (23/8/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua,Vox NTT-Keluarga korban pembunuham Joao Vicente warga desa Kimbana datangi DPRD Belu pada Rabu, (23/8/2017).

Kehadiran keluarga yang jumlahnya lebih dari 20 orang tiba di Kantor DPRD Belu sekira pukul 10.30 Wita  untuk mendengar pendapat terkait perkembangan kasus atas kematiam Joao Vicente.

Kegiatan dengar pendapat tersebut dilaksanakan atas tuntutan pihak keluarga korban  dan difasilitasi oleh anggota DPRD Belu Komisi I yang dipimpin langsung ketua Komisi I Marten Naibuti.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Belu melalui KBO Sat Reskrim Polres Belu Ipda I Wayan Budiasa memaparkan perkembangan proses penyidikan kepada keluarga dan DPRD komisi I yang dipimpin ketua Komisi I Marten Naibuti.

Dalam pemaparannya, Budiasa menyampaikan bahwa hingga saat ini, tahapan penyidikan sudah sampai pada pengiriman berkas perkara ke JPU. Pihak JPU masih memeriksa dan meneliti berkas yang dikirim penyidik.

“Bahwa tahapan penyidikan sudah kami sampaikan melalui surat kepada keluarga korban. Tahapan penyidikn sekarng sudah pada pengiriman berkas perkara ke JPU dan JPU masih memeriksa dan meneliti berkas yang dikrim oleh penyidik Polres Belu,” jelas Budiasa di depan keluarga korban dan anggota DPRD serta awak media yang hadir dalam kegiatan dengar pendapat.

Ditambahkannya, saat ini penyidik masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari JPU.

Terkait tersangka atas nama Marianus, Budiasa menyatakan Polres Belu telah mengeluarkan surat DPO melalui pintu masuk dan pintu keluar NTT, baik pelabuhan, bandara dan pintu perbatasan.

Diakuinya untuk penanganan kasus ini, secara umum tidak ada hambatan.

Dalam kesempatan ini, perwakilan keluarga menyampaikan tuntutan kepada pihak penyidik Polres agar lebih teliti dalam melakukan penyidikan.

Salah satu anggota keluarga, Alariku kepada VoxNtt.com meminta pihak Polres Belu agar lebih profesional dan lebih cepat dalam memproses kasus kematian Joao.

Selain itu, dirinya meminta agar Kepolisian  menangkap pelaku yang masih berkeliaran.

“Kita minta supaya Polisi memproses kasus ini secara teliti. Pelaku yang belum ditangkap harus ditangkap,” ungkap Alriku yang ditemui usai dengar pendapat.

Dalam kesempatan itu, penyidik meminta semua pihak mendukung kerja penyidik sehingga kasus ini bisa cepat dituntaskan.

“Mari  bersama-sama membantu dan mendukung Kepolisan agar kasus tersebut cepat selasai sampai putusan Pengadilan dan memberikan info tentang keberadaan  tersangka yang sudah di DPO,” himbaunya.

Mengakiri pemaparannya, Budiasa meminta keluarga korban agar bersabar dan menyerahkan sepenuhnya proses kasus ini kepada pihak Kepolisian yang saat ini masih pengiriman berkas perkara ke pihak Kejaksaan. (Marcel/AA/VoN)

 

Belu
Previous ArticleDua Guru SDK Pesi Dipecat Sepihak, Masyarakat Mengadu ke Pemkab Matim
Next Article Radar Cuaca Maumere Bantu Deteksi Bencana Lebih Dini

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.