Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Gubernur Lebu Raya Minta PT BEI Berinvestasi Bangun NTT
Ekbis

Gubernur Lebu Raya Minta PT BEI Berinvestasi Bangun NTT

By Redaksi29 Agustus 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya saat meresmikan acara peletakan batu pertama Pembangunan Kupang Oil Storage Terminal (KOST) PT. Binusindo Energi Indonesia (PT. BEI) di area Kawasan Industri Bolok, Senin (27/08/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- “Daerah ini memang membuka diri terhadap berbagai tawaran investasi. Karena kita sedang berusaha keras untuk membangun Indonesia dari Nusa Tenggara Timur. Saya telah memerintahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengurus perizinan agar mempermudah prosesnya. Namun, kami juga mengharapkan agar para investor memiliki keseriusan untuk berinvestasi. Jangan jual mimpi di sini.”

Harapan tersebut disampaikan oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya saat menyampaikan sambutan pada acara peletakan batu pertama Pembangunan Kupang Oil Storage Terminal (KOST) PT. Binusindo Energi Indonesia (PT. BEI) di area Kawasan Industri Bolok, Senin (27/08/2017).

Gubernur Lebu Raya mengingatkan, selama ini banyak investor yang menyampaikan niat untuk menanamkan modal di NTT. Ada yang datang, namun pergi tanpa kembali lagi ke sini. Ada juga yang datang untuk melakukan investasi secara serius.

“Karena itu ketika mendengar investasi yang bernilai triliunan ini, saya menantang keseriusan Presiden Direktur Perusahaan yang adalah putera daerah sendiri. Saya hanya menginginkan agar kita semua memiliki komitmen besar dalam membangun daerah ini,” ungkap Gubernur Lebu Raya sembari berharap agar tenggak waktu proyek tersebut diperpendek dari delapan belas bulan menjadi dua belas bulan.

Pada akhir sambutannya, Gubernur meminta dukungan dari semua pihak bagi kesuksesan pembangunan proyek tersebut.

Menurut Lebu Raya, investasi sangat dibutuhkan karena dapat membuka lapangan kerja dan membuat daerah semakin maju.

“Saya minta kepada tokoh-tokoh masyarakat dan para tokoh agama di sekitar sini, agar ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menerima para investor. Saya juga berharap agar perusahaan memberdayakan masyarakat sekitar. Perhatikan anak-anak muda sekitar sini, pekerjakanlah mereka. Perusahaan memang harus untung, namun masyarakat juga harus mendapatkan manfaat,” pungkas Lebu Raya.

Sementara itu Presiden Direktur BEI, Fabianus B. Banase dalam sambutannya, mengungkapkan keseriusannya dalam mewujudkan proyek tersebut.

“Sebagai anak daerah, saya mendukung upaya Pemerintah Provinsi untuk membangun Indonesia dari NTT. Hari ini, kami tidak sedang menjual mimpi, tapi ingin mewujudkan mimpi itu menjadi kenyataan. Kita punya komitmen menjadikan NTT, Nikmat Tiada Tara,” kata Fabianus dalam kesempatan tersebut.

Selanjutnya, Direktur Operasional Unit Bisnis PT. BEI, Setya Budi Oetomo dalam sambutannya mengungkapkan, pendirian KOST bertujuan untuk mendukung ketahanan energi nasional dengan memanfaatkan potensi yang ada di NTT.

“KOST akan dibangun secara bertahap di atas lahan Kawasan Industri Bolok (KIB) seluas kurang lebih 20 hektar. Proyek ini merupakan proyek jangka panjang dengan konsetrasi awal pada persiapan fasilitas utilitas berupa pembangkit listrik tenaga gas, penyedian air bersih dari pengolahan air laut, fasilitas kantor dan terminal. Untuk tahap awal, nilai investasinya mencapai Rp.1,5 Triliun dan dikerjakan dalam tenggak waktu 18 bulan. Nilai proyek ini secara keseluruhan sampai selesai dalam kurun waktu lima tahun, diperkirakan mencapai Rp. 10 Triliun,” jelas Budi.

Unit usaha yang dibangun KOST adalah Dermaga Khusus di Kawasan Bolok, Pabrik Oksigen, Inseminasi untuk Sapi, Pabrik Nitrogen, Produksi Premium, Produksi Solar dan Produksi Avtur.

Menurut rencana, PT BEI juga akan membangun Rumah Sakit Internasional dan Pusat Olah Raga dalam kawasan tersebut.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut unsur Forkompinda Provinsi NTT, Manajer PLN NTT, perwakilan BUMN/BUMD, pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers dan undangan lainnya. (BJ/VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleDelapan Bulan Gaji Belum Bayar, Lima Guru di Ngada Mogok Kerja
Next Article Warga Desa Susulaku TTU Kesulitan Air Bersih

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.