Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Jaksa Sosialisasi Dana Desa pada Pertengahan Tahun, Kepala Desa di Nagekeo Kesal
VOX DESA

Jaksa Sosialisasi Dana Desa pada Pertengahan Tahun, Kepala Desa di Nagekeo Kesal

By Redaksi29 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Dana Desa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngada melalui Tim Pengawal Pengamanan  Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) sudah melakukan sosialisasi tentang penggunaan dana desa di Kabupaten Nagekeo, Kamis, 24 Agustus 2017 lalu.

Kendati secara keseluruhan langkah antisipasi pihak kejaksaan tersebut direspon positif, namun sejumlah kepala desa di Nagekeo mengaku kesal karena sosialisasi itu dilakukan pada pertengahan tahun anggaran.

Banyak kepala desa mempertanyakan alasan pihak Kejari Ngada tidak melakukan sosialisasi di awal tahun anggaran atau tahun 2015 ketika pemerintah menggulirkan dana desa.

Kepala Desa Maropokot, Petrus Reta di depan Tim TP4D  Kejari Ngada mengaku  kecewa karena sosialisasi dana desa baru dilakukan tahun 2017. Padahal  dana desa sudah dikucurkan tahun 2015 lalu.

“Mengapa baru hari ini sosialisasi   tentang pengelolaan dana desa. Padahal dana desa  dari tahun 2015. Terus terang pengawasan di desa  kurang. Kegiatan seperti ini harus melibatkan aparat desa jangan hanya kepala desa,” ujar Petrus saat sosialisasi yang berlangsung di aula Setda Nagekeo itu.

Kepala Desa Takut Penjara

Petrus Reta berharap tim TP4D melakukan sosialisasi ke kecamatan, sehingga semua aparat dan tokoh masyarakat bisa mengetahui dengan baik tentang penggunaan dana desa.

“Kami takut penjara. Kalau bisa ada penguatan kapasitas dari awal tahun,” harap Petrus.

Kepala Desa Olaia, Jhoni Kama menjelaskan dana desa dikirim langsung ke rekening desa di tengah terang Sumber Daya Manusia (SDM) di desa belum siap.

“Kami berharap ada pendampingan, sosialisasi dan pengawasan terhadap kami di desa. Harapan kami selama ini hari ini terjawab. Tim diharapkan dapat membantu memperbaiki kami kalau ada kesalahan secara administrasi dan lain sebagainya. Terus -terang, kami semua takut penjara Pak,” kata Jhoni Kama.

Kepala Desa  Nangadhero, Wilhelmus Meo berharap TP4D terus melakukan sosialisasi pengelolaan dana desa untuk menghindari kesalahan dalam pengelolaan  dana desa.

” Tolong ingatkan kami karena  kami selalu diteror dengan isu penyalahgunaan dana desa,” harap Wilhelmus.

Menanggapi permintaan dan harapan para kepala desa tersebut, Fikri Fachrurrozy dari Kejari Ngada mengatakan, pihaknya memang diperintahkan terlibat dalam pengawasan dana desa sejak diluncurkan tahun 2015.

Hal itu untuk menghindari  tindakan-tindakan  yang berindikasi korupsi.

Namun karena belum ada permintaan dari pemerintah desa maupun Pemda Nagekeo, kata Fikri, pengawasan selama ini bersifat pasif.

“Kami siap bekerja sama jika ada permintaan atau laporan dari Pemda dan Pemerintah Desa,” kata Fikri. (Arkadius Togo/AA/VoN)‎.

Nagekeo
Previous ArticleBulog Ngada Siap Ganti Beras Rusak
Next Article Hingga Agustus 2017, Realisasi Rastra Bulog Ngada Baru Mencapai 72 Persen

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.