Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Delapan Bulan Lumpuh, Jalan Menuju Desa Poco Ri’i Dibersihkan
Regional NTT

Delapan Bulan Lumpuh, Jalan Menuju Desa Poco Ri’i Dibersihkan

By Redaksi31 Agustus 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala BPBD Matim, Anton Dergong pantau langsung pembersihan longsor di jalan menuju Desa Poco Ri’i (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT –Sejak bulan Januari hingga Agustus, akses transportasi ke desa Poco Ri’i, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) lumpuh total.

Hal itu disebabkan ada beberapa titik jalan masih dipenuhi tumpukan longsor.

Masyarakat pun mengeluh dan menunggu respon pemerintah untuk membersihkan tanah longsor di jalan menuju desa tersebut.

Menanggapi itu, pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun turun ke lokasi untuk membersihkan material longsor, Kamis (31/8/2017).

Kepala BPBD Matim, Anton Dergong kepada VoxNtt.com, mengatakan sejak Januari sampai hari ini tumpukan longsor di jalan menuju desa Poco Ri,i belum dibersihkan.

“Baru hari ini kami lakukan pembersihan sebab akses ke lokasi agak riskan karena jalan dipinggir jurang dan licin,” kata Dergong.

Dikatakan Anton, di titik itu longsor cukup banyak. Sehingga membutuhkan waktu dua atau tiga hari baru tuntas.

Jika sudah dibersihkan, arus angkutan kembali normal kendati masih jalan masih telford dan sebagian masih jalan tanah.

“Harapannya bisa cepat selesai. Biar akses transportasi dari desa Wae Ri,i ke Borong kembali normal,” katanya. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleIni Alasan Pemkab Sikka di Balik Usulan Perubahan Anggaran
Next Article Tekan Angka Kelahiran, Pemkab Ngada Canangkan Kampung KB

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.