Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»PERAWAT»Puskesmas Wairiang Diharapkan Naik Status Jadi UPTD
PERAWAT

Puskesmas Wairiang Diharapkan Naik Status Jadi UPTD

By Redaksi14 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Puskesmas Wairiang, Fransiskus Xaverius Hali (kanan) dalam acara minilokakarya lintas sektor (Foto: Dok Puskesmas Wairiang)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Lembata, Vox NTT– Fransiskus Xaverius Hali, kepala puskesmas Wairiang, Kecamatan Buyasuri-Lembata, sangat berharap agar status puskesmas yang dipimpinnya naik kelas menjadi UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) .

Harapan itu disampaikan oleh Fransiskus kepada voxntt.com,  usai pelaksanaan lokakaria mini lintas sektor (Linsek) pada 30 Agustus lalu.

Alasan mendasar yang dikemukakan oleh Fransiskus dengan peningkatan status Puskesmas dari UPTD agar struktur dan fungsi Puskesmas lebih kuat.

“Fasilitas kami di Puskesmas Wairiang ini sudah aman om, kalo soal tenaga dokter kami belum punya dokter gigi, tapi sekali lagi soal fasilitas aman. Kami hanya minta peningkatan status jadi UPTD,” kata Fransisikus.

Harapan yang dikemukakaan oleh Fransiskus diamini juga oleh Bidan Lusia Leto.

“Kenapa kami sangat mengharapkan status Puskesmas jadi UPTD supaya peskesmas itu mandiri. Ada manajemen sendiri dan bisa dikatakan otonom dalam menjalankan program dan kebutuhan anggarannya,” jelasnya. (Hengky Ola/VoN).

Lembata
Previous ArticlePolres Mabar Tangkap Enam Penjudi Kartu Yoker di Gang Pengadilan
Next Article Kopdit Pintu Air Siap Buka Cabang di Makasar

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.