Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Di Ende, Banyak Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak
NTT NEWS

Di Ende, Banyak Kendaraan Dinas Belum Bayar Pajak

By Redaksi20 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTT wilayah Kabupaten Ende, Hironimus Rame (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTT wilayah Kabupaten Ende, Hironimus Rame, membeberkan sejumlah kasus pajak kendaraan yang belum dilunasi.

Selain masyarakat, beberapa Dinas di Kabupaten Ende belum membayar pajak kendaraan.

Hironimus menegaskan, petugas akan melakukan penagihan dengan sistem door to door termasuk beberapa Dinas teknis.

“Saya ada catat beberapa kendaran plat merah yang belum bayar pajak. Itu kan ada anggaran pajak tapi saya tidak tahu anggaran itu dialirkan ke mana,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/9/2017) pagi.

Kesadaran untuk membayar pajak, sebut Hironimus, masih sangat rendah. Masyarakat lebih banyak menghindar untuk membayar pajak.

Ia mengatakan, untuk memenuhi target pendapatan Provinsi sebesar 16 Miliar, pihaknya bekerja sama dengan Satuan Lantas Polres Ende serta Jasa Raharja untuk melakukan pengoperasian selama tiga hari.

“Ya, tujuan kita adalah untuk mengejar target pendapatan daerah. Saat ini sudah mencapai 12 Miliar. Kita targetkan tiga bulan kedepan bisa capai 16 Miliar,” katanya.

Hironimus menjelaskan pendapatan pajak kendaraan tergolong besar hingga mencapai 16 Miliar. Hal ini untuk menunjang kesejahteraan masyarakat.

Untuk memenuhi target pendapatan pajak kendaraan, pihaknya berkomitmen untuk melakukan penagihan hingga ke desa dan kecamatan.

“Kesadaran masih sangat minim untuk bayar pajak. Tidak hanya masyarakat kelas bawah, pengusaha besar juga sering molor. Artinya belum sadar akan pajak. Kita akan kerja sama dengan Pemerintah tingkat desa untuk melakukan operasi pajak kendaraan,” kata Hironimus. (Ian Bala/AA/VoN)

Ende
Previous ArticleKejari TTU Dalami Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Lanaus
Next Article Demi Listrik, Warga Mapitara Korbankan Ratusan Tanaman Komoditi

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.