Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Desa Renrua Belu Dicanangkan Jadi Kampung KB
Regional NTT

Desa Renrua Belu Dicanangkan Jadi Kampung KB

By Redaksi23 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Belu Wili Lay (Baju Merah) bersama Kepala BP2KB Provinsi NTT Adrianus Mau memukul gong pencanangan Kampung KB (Foto: Marcel)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu dicanangkan jadi Kampung Keluarga Berencana (KB) oleh Bupati Belu Wilibrodus Lay.

Kampung KB merupakan sebuah program dari Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP2KB). Pencanangan ini bertujuan untuk terus meningkatkan pastisipasi KB di kalangan masyarakat.

Bertempat di Kantor Desa Ren Rua, Jumat (22/9/2017) Bupati Wilibrodus yang didampingi Kepala BP2KB Provinsi NTT, Adrianus Mau Kuru secara resmi mencanangkan Desa Renrua sebagai Kampung KB.

Menurut pemerintah langkah tersebut untuk memenuhi target BP2KB, yakni tahun 2017 akan ada 12 kampung KB di seluruh wilayah kabupaten Belu. Satu kecamatan akan memiliki satu kampung KB.

Dalam sambutannya, Kepala BP2KB NTT Adrianus Mau Kuru mengajak semua lapisan masyarakat di Desa Renrua untuk ikut mensukseskan program kampung KB.

KB kata dia, bukan hanya sebatas pada mengatur jumlah anak. Namun, kehidupan sebuah keluarga dapat direncanakan dengan baik.

Sehingga kehidupan rumah tangga secara ekonomi dan sosial dapat berjalan dengan baik dan sejahtera lahir dan batin.

“Kampung KB adalah kampung yang seluruh penghuninya memiliki perencanaan yang matang. Karena itu saya minta kepada seluruh lapisan masyarakat Renrua termasuk bapak-bapak agar mendukung Program Kampung KB yang hari ini kita canangkan karena Kampung KB merupakan wujud nyata implementasi program Nawacita dari Presiden,” jelas Adrianus.

Menurut dia pada tahun 2016 silam, BP2KB Provinsi NTT dan BP2KB Kabupaten Belu mencanangkan 27 Kampung KB di daerah itu.

Sedangkan untuk tahun 2017, akan ada 12 Kampung KB di Kabupaten Belu.

Selain mengajak untuk mendukung program kampung KB, Adrianus juga mengingatkan masyarakat agar menghindari praktik-praktik kehidupan rumah tangga yang berpotensi membawa dampak buruk.

praktik-praktik seperti nikah di bawah umur, jarak kelahiran yang terlalu dekat, serta kehidupan keluarga yang tidak disertai perencanaan.

Kepala Desa Renrua Eduwardus Bau kepada awak media, menyatakan pihaknya siap bekerja sama dan mendukung program yang dicanangkan.

Dia berjanji aparat desa dan masyarakat Renrua, siap bersinergi baik ke tingkat atas maupun ke tingkat akar rumput.

“Kami sangat senang dan menyambut baik program yang hari ini dicanangkan, apalagi Renrua sangat membutuhkan banyak sentuhan pembangunan. Kami mau bekerja sama dengan semua stakeholder sehingga membantu masyarakat untuk keluar dari ketertinggalan,” ujar Kades Eduwardus.

Eduwardus mengharapkan, melalui pencanangan Kampung KB, dapat menjadi pintu masuk bagi kegiatan-kegiatan pembangunan di desa Renrua yang selama ini terkesan dilupakan pemerintah. (Marcel/AA/VoN)

Belu
Previous ArticleWarga Inginkan Gubernur NTT yang Peduli Pembangunan Infrastruktur
Next Article Aset di Pelabuhan L. Say Belum Dihapus, Pemkab Sikka Dinilai Lamban

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.