Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ini Tanggapan PDAM TTU Terkait Persoalan Krisis Air Bersih
Regional NTT

Ini Tanggapan PDAM TTU Terkait Persoalan Krisis Air Bersih

By Redaksi10 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Cendana Kabupaten TTU, Seferianus Kosat (mengenakan baju putih bergaris) didampingi kepala pengawas Interen, Bonefasius Bata
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Moment datangnya musim kemarau bagi masyarakat kabupaten TTU seperti menjadi momok yang menakutkan.

Pasalnya setiap musim kemarau, masyarakat yang tersebar di 24 kecamatan di kabupaten tersebut harus menempuh jarak yang cukup jauh demi mendapatkan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pihak PDAM Tirta Cendana sebagai satu-satunya perusahaan daerah yang mengelola distribusi air bersih bagi warga di wilayah perbatasan RI-RDTL tersebut pun sering menuai sorotan lantaran dinilai tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggan.

Seferianus Kosat, Kepala Bagian Teknik di PDAM Tirta Cendana saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Selasa (10/10/2017) mengaku saat ini pemenuhan kebutuhan air bagi sekitar 4071 warga mengalami kendala .

Ia beralasan hal tersebut terjadi lantaran pada musim kemarau terjadi kekeringan pada 2 dari 3 sumber mata air yang selama ini digunakan untuk menyuplai air bersih bagi pelanggan.

“Selama ini ada 3 sumber mata air yang kita gunakan yakni sumber air dari Mutis, sumber air Taekas (desa Taekas) serta sumber air Leten (desa Taekas) tetapi kalau pas musim kemarau yang bisa kita pakai hanya sumber air Mutis karena 2 yang lainnya debitnya sudah tidak mampu untuk suplay kebutuhan air bersih lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan untuk menyuplai kebutuhan air bersih bagi warga, pihaknya membangun 8 reservoir yang tersebar di beberapa titik.

Ke 8 reservoir tersebut diantaranya Reservoer Oelneke,Reservoer Km.9, Kensulat, Benpasi, Kartini,air bak, RSUD,Tunbakun serta Peboko.

Lebih lanjut Kosat menambahkan bahwa saat ini pihaknya sudah membangun sebuah reservoir induk di desa Noepesu kecamatan Miomafo Barat.

Ia berharap agar dengan dibangunnya reservoir induk tersebut maka pengeluhan pelanggan dapat teratasi.

“Masyarakat kita harap untuk bersabar, kita yakin jika reservoir induk sudah mulai digunakan maka pengeluhan pelanggan pasti bisa terselesaikan,” ungkap Kosat yang saat itu didampingi oleh Kepala satuan pengawas Interen Bonefasius Bata. (Eman Tabean/AA/VoN)

TTU
Previous ArticleDi Pasar Baru Atambua Ada Proyek Mangkrak
Next Article ​Marianus Sebut Wagub Jabatan Susah, Begini Tanggapan Rotok

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.