Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Asty Dohu Dipecat, Bukti Posisi Tawar THL di Matim Lemah
NTT NEWS

Asty Dohu Dipecat, Bukti Posisi Tawar THL di Matim Lemah

By Redaksi23 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Asty Dohu dan Hironimus Nawang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Asty Dohu, salah satu THL di Dinas Komunikasi dan Informatika Manggarai Timur (Kominfo Matim) dipecat oleh pimpinanya Hironimus Nawang beberapa waktu lalu.

Tokoh muda asal Matim Edy Dahal langsung menyoroti seputar pemecatan itu.

Menurut Edy, pemecatan sepihak terhadap Asty Dohu oleh Kadis Nawang bukti bahwa posisi THL di Matim itu rendah.

“Apalagi hanya mengandalkan SPK antara Kadis dengan THL. Tidak ada kekuatan hukum yang mengikat. Kapan saja Kadis merasa tidak senang dengan THL, langsung pecat saja. Tanpa ada prosedur. Kan Kadis yang berikan SK THL itu,” ujar dia.

Dikatakannya, praktik semacam itu sebenarnya sudah tidak berlaku lagi di zaman reformasi ini. Jadi, pemimpin mesti demokratis dan tidak boleh diktator.

“Kalau sistem ini terus berlanjut, Matim tidak akan pernah maju. Kan tinggal THL buat asal bapa senang saja. Meski kinerja buruk, tetap dipertahankan. Sedih melihat kondisi birokrasi yang bobrok ini,” tukas Edy.

Dia menambahkan, Pemda Matim mesti membuat peraturan yang jelas terkait nasib THL.

Hal itu bertujuan agar meminimalisasi sikap otoriter dari kepala dinas seperti pemecatan sepihak terhadap Asty Dohu oleh Kadis Nawang.

“Ini penting. Supaya peristiwa serupa tidak terulang lagi. Butuh kejelasan dan niat baik dari pemerintah untuk nasib THL di Matim,” ucap dia.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleToilet di Pos Penjaga Kantor Bupati Matim Keluar Bau Menyengat
Next Article GOR Megah TTS Menyimpan Bau Tak Sedap

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.