Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Diduga Kabur dengan PIL, Seorang Suami di Nagekeo Polisikan Istrinya
NTT NEWS

Diduga Kabur dengan PIL, Seorang Suami di Nagekeo Polisikan Istrinya

By Redaksi28 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
SD (31) bersama anaknya saat melaporkan istrinya ke Polsek Aesesa (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- SD (31), pria asal Marapokot Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo terpaksa melaporkan istrinya, A (30) ke Polsek setempat, Jumat (27/10/2017).

A dilaporkan ke Polsek Aesesa oleh suaminya SD lantaran telah meninggalkan rumah dan kabur bersama pria idaman lain (PIL).

A dituding suaminya telah menelantarkan anak mereka yang masih berusia 6 tahun. SD dan A sudah menikah sejak 7 tahun lalu.

Ditemui VoxNtt.com di Polsek Aesesa, Jumat siang, AD mengaku istrinya telah meninggalkan rumah sejak, Senin, 23 Oktober lalu.

A diduga telah dibawa lari PIL berinisial I asal Kampung Porepoje Kecamatan Aesesa.

AD mengungkapkan, kedok perselingkuhan A dengan I berhasil diketahui dari komunikasi keduanya lewat inbox facebook.

Sekitar satu bulan lalu, AD menemukan pesan dari I di akun facebook milik istrinya.

Pesan facebook itu kata AD, ditemukan bahwa I siap membawa lari istrinya.

A dalam pesan facebook itu mengaku kepada I bahwa dia sudah 5 tahun hidup sebagai seorang janda.

“Saat itu saya sempat bertengkar namun istri tidak sempat kabur. Namun kata dia pada senin (23/10/2017) sekitar jam 7 malam istri kabur dari rumah. Dia kabur saat itu saya ada di laut mencari ikan. Ikan itu dijual untuk memenuhi kebutuhan ekonomi kami,” kata SD.

“Dia (I) jual perahu motornya seharga Rp 17 juta, rumah digadai 3 juta, serta membawa ema-emas 8 gram,” tambah dia.

SD mengaku hingga kini ia dan anaknya sudah tidak memiliki harta lagi lantaran sudah dijual istrinya.

“Saya tidak punya apa-apa lagi pak, malam tidur bale-bale orang punya. Mau pulang rumah malu karena tuan uang sudah tagih di saya,” katanya.

Karena itu, SD berharap polisi bisa memeroses istrinya sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kapolsek Aesasa AKP Ahmat membenarkan adanya laporan itu.

Berdasarkan laporan SD pihak Ahmat telah membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Ini delik aduan sehingga selanjutnya tinggal menunggu suaminya. Apakah lanjut atau damai,” katanya.

Dikatakan pihak kepolisian telah mencaritahu keberadaan A dan selingkuhnya.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleMahasiswa Pragmatis
Next Article Antologi Puisi Firmus Kana

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.