Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sampah di Borong Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama
Regional NTT

Sampah di Borong Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama

By Redaksi13 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Thomas Ngalong, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Matim (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Thomas Ngalong menyatakan untuk mengurus sampah-sampah di Kota Borong harus menjadi bersama, bukan hanya kewajiban dinasnya semata.

“Tidak bisa andalkan kami saja untuk atasi soal sampah di Borong. Kami mampu berapa. Soal sampah itu sebenarnya tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab dinas lingkungan hidup,” ujar Ngalong di ruang kerjanya, Senin (12/12/2017).

Untuk mengatasi masalah sampah di Kota Borong, dia mengingatkan agar perlu ada kesadaran masyarakat. Itu terutama untuk menjaga kebersihan.

Tidak membuang sampah secara sembarangan di jalan dan di got. Sampah harus dibuang pada tempatnya.

“Ini yang sering kami sosialisasikan di Borong untuk mengubah mental masyarakat akan pentingnya menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih,” pungkas Ngalong.

Selanjutnya kata dia, untuk pengguna pasar Borong diharapkan bisa membuang sampah pada tempat sampah yang sudah disediakan.

“Tidak boleh buang sampah- sampah di sembarang tempat. Sehingga memudahkan pegawai kami angkut sampah ke TPA,” pintahnya.

Dia juga membeberkan kendala yang dihadapi dinasnya dalam menangani sampah di Kota Borong. Itu antara lain ; fasilitas yang kurang memadai, tenaga, dan dana yang sangat terbatas.

“Mobil yang ada cuma dua. Sejak pengadaan pertama sampai sekarang itu saja. Itu sebenarnya sudah tidak layak dipakai lagi. Tetapi kendalanya, mau pengadaan baru, kendala di dana yang serba terbatas,” ungkap Kadis Ngalong.

“Itu kendalanya. Mau tambah fasilitas dan tenaga tidak bisa. Dana sangat minim. Berulang kali kami ajukan itu kepada pemerintah tetapi tidak pernah direspon. Saya tidak tahu mengapa. Mungkin Dinas Lingkungan Hidup dianggap tidak penting bagi pemerintah,” tambah dia.

 
Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleJMN Siap Jembatani Aspirasi Rakyat Manggarai
Next Article Iptu Aldo Febrianto Seharusnya Sudah Ditahan

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.