Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Laka Lantas di Ende Meningkat 29,73 Persen Selama Tahun 2017
NTT NEWS

Laka Lantas di Ende Meningkat 29,73 Persen Selama Tahun 2017

By Redaksi1 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Laka Lantas
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Ende, NTT mengalami lonjakan sepanjang tahun 2017, dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan korban jiwa seiring dengan meningkatnya kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2017.

Kapolres Ende AKBP Ardiyan Mustaqim dalam jumpa pers mengatakan, pengendara sepeda motor masih mendominasi kejadian kecelakaan lalu lintas.

Catatan Polres Ende per 31 Desember 2017, jumlah laka lantas tercatat 58 kasus, meningkat 29,73 persen dari tahun 2016 sebanyak 37 kasus.

Sementara jumlah korban meninggal dunia tahun 2017 meningkat menjadi 20 jiwa atau 53,84 persen dari tahun 2016 yang hanya 13 jiwa.

Kapolres Ardiyan menjelaskan, peningkatan jumlah korban jiwa disebabkan pengemudi yang kurang berhati-hati selama menggunakan jalan.

“Kalau laka lantas sebagian besar karena manusianya. Pengemudinya yang tidak dapat mengendalikan diri. Penyebab utamanya adalah manusianya,” ucap Ardiyan.

Catatan lain, kasus luka berat mengalami penurunan yakni 19 kasus tahun 2016 menjadi 13 kasus tahun 2017 atau 31,58 persen. Sedangkan luka ringan mengalami peningkatan dari 33 kasus pada tahun 2016 menjadi 40 kasus tahun 2017 atau naik 21,21 persen.

 
Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticlePantai Cepi Watu Borong Diserbu Ribuan Pengunjung
Next Article Perayaan Tutup Tahun, Pemuda Asal Matim Tewas di Maumere

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.