Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jalan Watu Ci’e-Deno Nyaris Putus, Pemkab Matim Dinilai Tidak Peka
Regional NTT

Jalan Watu Ci’e-Deno Nyaris Putus, Pemkab Matim Dinilai Tidak Peka

By Redaksi18 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ruas jalan di Watu Ci'e-Deno terancam putus (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Ruas jalan kabupaten Watu Ci’e -Deno, tepatnya di Nggari, Desa Golo Nderu, Kecamatan Poco Ranaka nyaris putus akibat longsor.

Longsor di titik itu disebabkan hujan deras mengguyur sekitar satu bulan yang lalu.

Pantauan VoxNtt.com, di lokasi longsor kondisi jalan sudah sempit karena sebagian bahu jalan sudah terbawa longsor.

Tak hanya sempit, kondisi jalan juga juga sangat licin karena dipenuhi lumpur.

Pengendara mesti ekstra hati-hati jika melintasi ruas Watu Ci’e-Deno.

“Pemda Matim tidak peka melihat bencana longsor di jalan ini. Padahal ini jalur vital menuju belasan kampung di Poco Ranaka atau tunggu jalannya putus habis dan ada korban baru ditanggapi. Ini satu-satunya akses menuju Kota Borong dan Ruteng. Ini jalur ekonomi mestinya cepat ditanggapi,” ujar David Sutarto, Warga desa Golo Nderu kepada VoxNtt.com belum lama ini.

David pun mendesak Pemkab Matim untuk segera memperhatikan kondisi ruas jalan Watu Ci’e Deno itu.

Sementara itu, hingga berita ini dirilis Kepala BPBD Matim Anton Dergong belum merespon terkait longsor itu, meski sudah dihubungi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp-nya.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleLima Paslon Pilkada Nagekeo Lolos Tes Kesehatan
Next Article Dua Titik Jalan di Aesesa Terancam Putus

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.