Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Irigasi Mata Ana Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Regional NTT

Proyek Irigasi Mata Ana Diduga Dikerjakan Asal Jadi

By Redaksi2 Maret 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pengerjaan saluran irigasi di Mata Ana, Desa Rowa, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo tahun 2017 diduga dikerjakan asal jadi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Pengerjaan saluran irigasi di Mata Ana, Desa Rowa, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo tahun 2017 diduga dikerjakan asal jadi.

Pasalnya, proyek yang panjangnya 50 meter tersebut tidak mempunyai galian fondasi untuk memperkokoh saluran irigasi.

Selain tidak digali fondasi, permukaan lantai yang berhubungan langsung dengan sungai lebih tinggi dari sungai Mata Ana. Sehingga air tidak bisa mengalir ke sawah para petani.

“Kami sebagai masyarakat menilai pekerjaan irigasi ini asal jadi. Masa kerja saluran irigasi lebih tinggi dari sungai. Sehingga air tidak bisa mengalir ke sawah,” kata Frans Nai, seorang warga Desa Rowa saat ditemui wartawan di Boawae, belum lama ini.

Selain itu kata Frans, pembagunan irigasi tersebut tidak ada papan informasi yang menjelaskan profil dari proyek. Sehingga, para petani kesulitan untuk mengawasi proyek.

Frans berharap pemerintah bisa segera memanggil pihak konsultan dan kontraktor untuk segera memperbaiki irigasi tersebut agar sawah bisa dikerjakan di musim hujan ini.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan VoxNtt.com belum berhasil mengonfirmasi ke dinas terkait.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticlePenjarakan Sejumlah Koruptor, Kepindahan Oscar Bikin Rakyat TTS Galau
Next Article Marsel Petu: Jadilah Petani yang Sarjana

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.