Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»TNI di Belu Tewas Terseret Banjir
HEADLINE

TNI di Belu Tewas Terseret Banjir

By Redaksi5 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi tenggelam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Azito Coelho, warga Dusun Seo B, Desa Rinbesi Hat, kecamatan Tasifeto Barat, Belu tewas terseret banjir pada Sabtu (03/03/2018) sekitar pukul 17.00 wita.

Korban adalah anggota TNI Kodim 1618 TTU yang saat ini bertugas di koramil Lurasik kecamatan Biboki Utara, TTU.

Kejadian naas yang menimpa pria kelahiran 1978 ini terjadi saat dirinya pulang mengambil kayu bakar di hutan bersama Nadia Coelhoe (10), anak kandungnya.

Saat hendak menyebrang kali yang tidak jauh dari rumahnya, tiba-tiba banjir besar datang. Karena kaget dan terdesak, korban tidak bisa menghindar sehingga terseret banjir tanpa daya.

Nadia  yang melihat ayahnya terseret banjir segera meminta bantuan kepada Armindo Mali Dasi (51) yang merupakan tetangga korban.

Mendengar informasi dari anak korban, Armindo bersama beberapa orang warga bergegas mengitari kali untuk mencari korban.

Untuk mengantisipasi kehilangan korban, Armindo bersama warga sekitar memutuskan untuk menunggu di jembatan Motamaro yang tidak jauh dari tempat korban terseret banjir.

Tak lama berselang, korban mulai terlihat. Armindo bersama beberapa orang warga segera menarik korban keluar dari sungai, namun nyawanya tidak tertolong lagi.

Pantauan VoxNtt.com, kejadian naas ini cukup menyita perhatian masyarakat dari Rinbesi Hat dan Lurasik.

Hingga Minggu pagi (4/3/2018) di rumah duka, warga sekitar dan sanak keluarga terus berdatangan untuk berdoa di rumah duka.

Penulis:Marcel Manek

Editor: Irvan K

Belu
Previous ArticlePilgub NTT, Warga Rana Mbeling Siap Menangkan Harmoni
Next Article Caplok Wilayah, Usulan Pemekaran Desa Sangan Kalo Ditolak

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.