Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jelang Paskah, SIAD TTU Santuni Jompo di Kota Kefamenanu
Regional NTT

Jelang Paskah, SIAD TTU Santuni Jompo di Kota Kefamenanu

By Redaksi24 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Istri para anggota DPRD TTU berpose bersama para jompo usai menyerahkan bantuan sembako
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Menjelang hari raya paskah, para istri dari anggota DPRD TTU menggelar aksi berbagi kasih dengan menyantuni para jompo yang berasal dari 9 kelurahan di Kecamatan Kota Kefamenanu, Sabtu (24/03/2018).

Pantauan VoxNtt.com, bantuan ibu-ibu yang tergabung dalam solidaritas istri anggota DPRD (SIAD) TTT itu diberikan kepada para jompo yang berjumlah kurang lebih 45 orang.

Pemberian bantuan sosial yang digelar di aula Kantor Camat Kota Kefamenanu tersebut berupa sembilan bahan pokok (sembako). Itu diberikan oleh tujuh istri dari wakil rakyat yang dikoordinir oleh Vincensia Happy Ndale, istri dari Ketua DPRD TTU Hendrikus Frengki Saunoah.

Koordinator SIAD TTU, Vinsencia Happy Ndale saat diwawancarai VoxNtt.com menjelaskan, santunan itu merupakan kegiatan sosial untuk saling berbagi kasih dengan sesama yang membutuhkan.

Kegiatan ini, jelas Vinsencia, digelar sejak periode sebelumnya setiap tiga bulan sekali pada satu daerah pemilihan (dapil).

Kata dia, kegiatan sosial dalam bentuk bantuan tersebut yakni mengunjungi panti asuhan dan rumah ibadah yang dalam tahap pembangunan.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial untuk saling berbagi kasih dengan sesama yang membutuhkan jadi kita memberikan sedikit dari apa yang kami punya,” ungkapnya.

“Kita biasanya melakukannya tiga bulan sekali secara rutin di daerah pemilihan dan yang kita biasa lakukan itu dengan mengunjungi panti asuhan ataupun tempat ibadah yang sedang dalam pembangunan,” tambah Vinsencia.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleProduk Cokelat Merk Kobar dari Kakao, Ini Kata Hugo Saat Kunjung ke Nagekeo
Next Article Gubernur Itu Lalong de Lalong

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.